Pada tulisan terdahulu kita telah membicarakan apa dan bagaimana standar XHTML itu. Nah, pada tulisan kali ini kita akan membahas lebih jauh tentang beberapa aturan yang harus dipenuhi agar suatu dokumen web bisa dikatakan valid.
Barangkali ada yang bertanya, mengapa harus dibikin aturan? Tentu harus ada aturan, namanya saja standar. Kalau nggak diatur nanti nggak standar lagi dong namanya. Iya nggak? Ingat, di dunia ini tidak hanya ada satu web browser saja.
Jadi biar web designer tidak pusing memikirkan bagaimana caranya agar tampilan situs yang dibuatnya memiliki tampilan bagus di berbagai web browser maka harus ada standar yang mengaturnya.
Sesuai dengan standar XHTML, suatu dokumen web harus mengikuti ketentuan sebagai berikut:
- Adanya deklarasi DOCTYPE yang menyatakan bahwa dokumen web tersebut dibuat dengan standar XHTML.
- Adanya deklarasi XML (opsional).
- Semua tag dan atribut harus ditulis dengan huruf kecil (lowercase).
- Semua elemen harus mempunyai tag pembuka dan tag penutup.
- Atribut harus diapit dengan tanda petik.
1. Deklarasi DOCTYPE
Deklarasi DOCTYPE dipakai untuk memberitahu validator bagaimana seharusnya sebuah dokumen web dicek validitasnya. Selain itu, juga bertujuan agar web browser untuk menampilkan dokumen web sesuai standar yang dipakai.
Ada tiga cara untuk mendeklarasikan DOCTYPE di dalam standar XHTML 1.0, yaitu:
- Transitional
- Strict
- Frameset
Cara penulisan dari masing-masing DOCTYPE tersebut akan kita bahas lebih lanjut pada tulisan berikutnya.
2. Deklarasi XML (opsional)
Meskipun aturan ini sifatnya opsional, akan tetapi lebih baik jika kita tetap menyertakan deklarasi XML pada dokumen web yang kita buat. Contoh penulisannya adalah: <xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?>.
3. Case Sensitivity
Dengan standar HTML kita bisa menuliskan elemen dalam huruf kecil maupun huruf besar. Jadi <HTML> akan diperlakukan sama dengan <Html> atau <html>. Akan tetapi hal tersebut tidak diperbolehkan dalam standar XHTML.
Sesuai dengan ketentuan semua elemen dan atribut harus ditulis dengan huruf kecil. Misalnya <html>, <table>, dan <div>.
4. Closing Element
Semua tag harus ditulis secara lengkap, ada tag pembuka dan tag penutup. Misalnya <p></p>. Untuk tag tunggal seperti <img>, <br>, <hr> dan <input> harus ditulis seperti ini: <img />, <br />, <hr />, dan <input />.
5. Penulisan Atribut
Berbeda dengan standar HTML, pada XHTML semua atribut harus diapit dengan tanda petik. Misalnya: <input type=”submit” name=”search” />.
Itulah beberapa aturan yang harus dipenuhi agar suatu dokumen web bisa dikatakan valid sesuai dengan standar XHTML. Tujuannya agar dokumen web yang kita buat bisa ditampilkan oleh browser sesuai dengan yang kita harapkan.

