Skip to content

Mengenal Standar XHTML

Sebenarnya standar XHTML telah diperkenalkan oleh W3 Consortium sejak tahun 1999. Namun demikian saya yakin masih banyak yang belum paham apa dan bagaimana standar XHTML itu. XHTML merupakan singkatan dari eXtensible HyperText Markup Language.

Dalam situsnya, W3 Consortium mengatakan bahwa standar XHTML merupakan reformulasi dari dokumen HTML dalam sintaks XML yang dikembangkan dengan tujuan untuk menggantikan HTML. Tampilan data atau presentasi dalam terminologi XHTML harus dipisahkan dari data agar mudah dalam pengelolaannya.

Selain itu XHTML menerapkan aturan-aturan yang lebih tegas daripada HTML. Karena XHTML berbasis XML, maka kita bisa menggunakan tool dan teknologi lain yang spesifik untuk XML (misalnya saja MathML, SVG, WSDL, SOAP) dalam membuat dokumen XHTML.

Tips Agar Direktori Tidak Bisa Di-browse

Terkadang kita tidak ingin isi direktori yang berisi gambar atau file penting lain di website kita bisa dilihat oleh orang lain melalui browser. Lalu bagaimana caranya? Ada beberapa cara efektif yang bisa kita praktekkan untuk melindungi direktori.

Cara pertama dan paling mudah yaitu dengan membuat sebuah file HTML kosong bernama index.html dan meletakkannya pada direktori tersebut. Jika web server yang kita pakai support PHP, kita juga bisa menggunakan file index.php.

Alternatif lainnya yaitu dengan menggunakan file .htaccess yang diletakkan pada direktori yang akan kita sembunyikan tersebut. Nah, di dalam file .htaccess tersebut kita harus menulis beberapa baris perintah dengan directive IndexIgnore. Direktif ini dipakai untuk menyembunyikan isi direktori atau nama file tertentu.

Panduan URL Rewriting

Konsep search-engine friendly adalah isu yang sangat penting dalam Search Engine Optimization. Intinya adalah bagaimana caranya agar website yang kita buat mudah dibaca dan di-indeks oleh search engine. Bayangkan saja, bagaimana mungkin kita bisa mengharapkan website kita memiliki peringkat bagus kalau search engine saja kesulitan mengindeksnya. Iya nggak?

Nah, salah satu faktor yang menyebabkan search engine seperti Google dan Yahoo mengalami kesulitan untuk mengindeks halaman website yaitu karena struktur URL website tersebut buruk dan sulit dimengerti. Contohnya adalah website dinamis dengan struktur URL yang diawali dengan tanda tanya (?).