Sebenarnya dengan editor teks yang sederhana seperti Notepad pun kita sudah bisa membuat dokumen XHTML. Bahkan bagi yang sudah mahir hal itu malah lebih cepat.
Namun kelemahannya adalah kita tidak bisa meng-handle kesalahan ketik atau format dengan segera. Akan lebih baik jika editor yang kita pakai tersebut memiliki fitur-fitur yang spesifik, misalnya visual editing, syntax-highlighting dan code-completion.
Ada beberapa software yang bisa kita pakai untuk mengedit dokumen XHTML. Software tersebut sebagian adalah komersial. Jadi jika Anda punya uang berlebih silakan beli software tersebut. Jika tidak Anda bisa memakai software yang free.
Baca Lanjutannya
Popularitas AJAX menanjak seiring dengan perkembangan Web 2.0. Banyak sekali aplikasi web masa kini yang dikembangkan dengan teknologi AJAX. Misalnya saja Google Map, Google Suggest, Yahoo!, Flickr, GMail, dan sebagainya.
Yang menjadi pertanyaan, perlukah kita melengkapi website kita dengan fitur AJAX?
Boleh saja memakai AJAX, asal disesuaikan dengan tujuan dari website tersebut. Jangan sampai pemakaiannya justru merugikan kita sendiri. Kenapa bisa seperti itu? Ini semua terkait dengan karakteristik AJAX itu sendiri.
Baca Lanjutannya
AJAX bukanlah bahasa pemrograman seperti halnya PHP, ASP, Java dan sebagainya, tapi hanya sebuah teknik untuk mengembangkan aplikasi web yang lebih interaktif, cepat dan responsif. AJAX sendiri adalah singkatan dari Asynchonous JavaScript and XML.
AJAX merupakan kombinasi dari beberapa teknologi web, yaitu:
HTML (HyperText Markup Language)
JavaScript
XML (eXtensible Markup Language)
DHTML (Dynamic HTML)
DOM (Document Object Model)
Transfer data antara browser dan web server (HTTP request) terjadi secara asynchronous. Hal inilah yang memungkinkan halaman web untuk me-request sejumlah kecil data dari server tanpa harus me-reload keseluruhan halaman web.
Baca Lanjutannya
Bisa dibilang membuat aplikasi berbasis web itu gampang-gampang susah. Di satu sisi bahasa pemrogramannya mudah dipelajari namun disisi lain kemudahan tersebut sering kali malah membuat si programmer terlena.
Faktor keamanan (security) adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam aplikasi web. Maklum saja yang namanya aplikasi berbasis web pastilah bisa diakses dari manapun melalui browser. Jadi harus dipastikan tingkat keamanannya cukup tinggi.
Sayangnya tidak semua developer menyadari akan hal tersebut. Bahkan ada yang mengembangkan aplikasi web asal jalan saja, tanpa di-optimasi dan tidak memperhitungkan keamanan data. Akibatnya bisa ditebak, aplikasi tersebut mudah dijebol oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Lanjutannya