Skip to content
Follow us on Twitter or subscribe to this
website by email or with the RSS feed

Breadcrumb, Perlu Atau Tidak?

Di banyak situs besar seperti web portal dan situs e-commerce, kita sering menjumpai ada navigasi menu yang cukup unik. Lokasinya berada di bagian atas judul halaman web dan di bawah menu utama. Contohnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Navigasi menu seperti ini biasanya disebut dengan breadcrumb. Sebenarnya  apa fungsi dan manfaat yang bisa kita peroleh dengan adanya breadcrumb tersebut?

Menurut Jacob Nielsen, ditinjau dari sisi usability breadcrumb mempunyai beberapa fungsi, yaitu:

  • Menunjukkan lokasi atau path dari halaman web yang sekarang sedang dikunjungi, relatif terhadap struktur halaman di atasnya.
  • Menyediakan fitur one-click access ke level halaman web di atasnya sekaligus menghindari user tersesat karena terlalu dalam menjelajahi website.

Breadcrumb ini sangat bermanfaat bagi pengunjung tatkala struktur website yang kita bangun memiliki hirarki atau tingkatan. Contoh mudahnya adalah situs e-commerce. Pada situs e-commerce tersebut biasanya produk dikelompok-kelompokkan menjadi beberapa kategori dan bahkan subkategori.

Dalam hal ini breadcrumb bisa juga berfungsi untuk memberikan kejelasan masuk kategori atau subkategori apa produk yang sedang dilihat oleh pengunjung. Dengan demikian pengunjung akan lebih mudah untuk berpindah halaman dari yang sedang dikunjungi ke halaman yang berada di atasnya.

Ada beberapa model yang biasanya dipakai untuk membuat breadcrumb.

1. Horizontal

Model ini yang paling banyak dipakai karena cenderung hemat tempat dan strukturnya lebih mudah dipahami.

2. Vertikal

Meski memerlukan space yang lebih banyak tetapi model ini banyak juga yang menggunakannya.

3. Kombinasi horizontal dan vertikal

Ada juga situs yang menyediakan dua-duanya, breadcrumb horizontal dan vertikal.

Mungkin yang menjadi pertanyaan, bagaimana dengan situs yang menunya tidak banyak? Apakah harus menggunakan breadcrumb?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, breadcrumb ini sangat bermanfaat apabila website yang kita bangun mempunyai menu dengan beberapa tingkatan/hirarki. Namun jika website kita hanya mempunyai sedikit menu rasanya breadcrumb ini tidak begitu banyak bermanfaat.

Jadi perlu atau tidaknya breadcrumb ini harus disesuaikan dengan kondisi website.

Post to Twitter Tweet This Post to Delicious Delicious Post to Digg Digg This Post to Facebook Facebook Post to MySpace MySpace Post to StumbleUpon Stumble This

Artikel Terkait:

POST BANNER

Bagaimana Komentar Anda?

Monggo kalau Anda mau mengomentari tulisan di atas! Bertanya atau mengkritik juga boleh, tapi jangan terlalu menyakitkan :).

  • dani | April 30th, 2009 jam 10:56 am

    saya konsisten tdk menampilkan list kategori/tags di laman, jd saya pasang aja itu breadcrumb :)

  • si Gen | February 19th, 2010 jam 11:27 pm

    terima kasih infonya gan..!
    akhirnya saya tau juga apa fungsi breadcrumb ini..!

  • Wahyu Wibowo | February 22nd, 2010 jam 9:18 am

    Ya, sama-sama

Tinggalkan Pesan