Apache merupakan web server yang sangat populer di Internet, namun tidak mudah untuk menginstall software tersebut di komputer kita. Apalagi jika ditambah dengan modul-modul lainnya seperti PHP, Perl, dan MySQL.
Sebagai alternatif, Anda bisa memanfaatkan paket installer yang banyak tersedia di Internet. Paket installer tersebut biasanya akan menginstall beberapa software untuk keperluan web development sekaligus mengatur konfigurasinya.
Inilah beberapa paket installer yang saya maksudkan tersebut.
AppServ Open Project
Baca Lanjutannya
Mungkin banyak yang mengira bahwa pemrograman berorientasi obyek atau istilah kerennya Object Oriented Programming (OOP) hanya dimiliki oleh C++ dan Java saja. Saya pun dulunya beranggapan demikian. Biasanya yang diajarkan di bangku kuliah untuk mata kuliah OOP pasti C++ atau Java.
Tidak heran apabila kita kurang familiar atau bahkan tidak tahu sama sekali kalau ternyata masih banyak lagi bahasa pemrograman lainnya yang mendukung OOP.
Baca Lanjutannya
Membuat blog dengan WordPress itu sudah biasa karena WordPress itu sendiri memang software untuk keperluan blogging. Tapi bagaimana jadinya kalau WordPress dipakai untuk membuat majalah online?
Berikut ini beberapa theme yang bisa dipakai untuk keperluan tersebut.
Morning After WordPress Theme
Baca Lanjutannya
Dibalik kemudahan dan kenyamanannya, sebenarnya banyak sekali kelemahan yang dimiliki oleh bahasa pemrograman PHP. Celakanya, banyak web programmer yang tidak menyadari hal tersebut. Tidak heran jika aplikasi web berbasis PHP paling sering kena serangan cracker.
Jika Anda ingin tahu bug apa saja yang dimiliki oleh PHP, silakan cek PHP-Security.Org. Secara berkala (setiap bulan sekali kalau nggak salah) situs tersebut selalu mengumumkan bug terbaru yang ditemukan pada PHP.
Meski kita tidak bisa membuat aplikasi web yang 100% aman, akan tetapi ada beberapa tips sederhana yang bisa kita terapkan untuk meminimalisir kemungkinan adanya celah keamanan pada aplikasi yang kita kembangkan.
Baca Lanjutannya
Anda boleh saja tetap menggunakan register global apabila ingin mengembangkan aplikasi berbasis web dengan PHP. Akan tetapi bersiap-siaplah untuk kecewa, karena pada PHP versi 6 fungsi register global ini sudah dihilangkan.
Dengan kata lain mau nggak mau mulai sekarang Anda harus membiasakan diri untuk tidak menggunakan register global. Mungkin Anda bertanya, kenapa register global dihilangkan?
Sebenarnya kalau kita hati-hati dalam menggunakan register global, aplikasi web yang kita kembangkan pun bisa saja tetap secure. Hanya saja sebagian besar web programmer kurang memperhatikan aspek keamanan dalam aplikasi yang ia kembangkan.
Contohnya adalah skrip yang kita bahas pada tulisan bagian 1. Kalau kita cermati dengan teliti, sebenarnya skrip program tersebut memiliki celah keamanan yang cukup fatal (dengan asumsi register_global diset ON).
Anda tahu dimana letak kesalahannya? Mari kita bahas sama-sama.
Baca Lanjutannya