Saat ini banyak sekali situs — umumnya blog — dilengkapi dengan fitur yang namanya Snap Shots. Ini salah satu contohnya, blog Rosanna’s Table Talk.

Apa sih keunikan Snap Shots ini?
Sesuai dengan namanya, fungsi dari Snap Shots ini adalah untuk memotret. Tepatnya untuk mengambil gambar halaman web yang berada dibalik sebuah link.
Jadi dengan Snap Shots ini pengunjung bisa “mengintip” halaman web tanpa harus mengunjungi alamat situs web yang dimaksud. Cukup dengan meletakkan mouse di atas link, maka sebuah kotak kecil akan muncul. Di kotak itu akan terlihat halaman web yang dituju oleh link tersebut.
Memang sangat menarik. Namun demikian, apabila penggunaan Snap Shots ini tidak terkendali, yang terjadi malah akan menjengkelkan.
Kenapa bisa menjengkelkan?
Setiap kali mouse melewati sebuah link akan selalu muncul kotak. Kalau linknya cuma sedikit sih nggak akan jadi masalah. Akan tetapi kalau link di situs tersebut banyak sekali, bisa Anda bayangkan. Bisa-bisa web browser kita malah jadi “not responding”.
Fitur Snap Shots ini menggunakan JavaScript untuk me-load screenshot halaman web. Bisa dibilang cukup rakus memori dan bandwith. Disamping itu jika kecepatan akses Internetnya tidak cepat, loading-nya menjadi lambat.
Kemampuan Snap Shots yang cukup unik ini akan terasa sangat menjengkelkan apabila kita terbiasa memakai klik kanan untuk membuka link di jendela baru.
Jika Anda tertarik dengan Snap Shots ini, silakan baca panduannya di situs ini.

