Skip to content
Follow us on Twitter or subscribe to this
website by email or with the RSS feed

Tutorial Bikin Blog, Bag. 2

Pada dasarnya ada dua jenis blog, yaitu blog gratisan dan blog dengan domain dan hosting sendiri. Blog gratisan jumlahnya sangat banyak, Anda bisa search di Google dengan kata kunci free blog, pasti akan Anda temukan ratusan atau bahkan ribuan layanan blog gratis.

Blog gratisan biasanya memiliki keterbatasan misalnya kapasitas penyimpanan data, nama URL (domain), desain template/theme, dan sebagainya. Selain itu kita tidak bisa memasang plugin/fitur tambahan sesuka hati kita.

Karena keterbatasan itulah banyak orang yang lebih suka membuat blog dengan nama domain dan hosting sendiri. Alasannya lebih fleksibel dan bebas dikembangkan sesuai dengan selera pemilik blog.

Saya akan mencoba membahas kedua jenis blog tersebut di sini. Namun demikian pembahasannya akan saya batasi pada blog dengan platform Blogger dan WordPress.

Apa Yang Perlu Disiapkan?

Sebelum membuat blog (gratisan maupun bukan), kita perlu mempersiapkan beberapa hal, diantaranya adalah:

  • Alamat Email
  • Nama Blog
  • Subdomain Blog

Setiap layanan online, baik itu yang gratis ataupun bukan, selalu menggunakan email dalam proses registrasinya. Jadi jika belum punya account email silakan membuatnya terlebih dahulu. Anda bisa memakai layanan email gratis di GMail atau Yahoo Mail.

Selain email, yang tidak kalah penting adalah nama blog. Nama blog ini sebisa mungkin unik dan berbeda dari yang lain. Contohnya blog yang Anda baca ini menggunakan nama Sorsawo.Com. Nama ini sangat penting untuk memudahkan pengunjung mengenali blog kita.

Anda juga bisa memakai nama Anda sendiri untuk menamai blog tersebut. Misalnya saja, jika nama Anda adalah Karyo, namai saja blog Anda tersebut dengan nama Karyo’s Website atau Personal Website Karyo.

Selanjutnya yang perlu dipersiapkan adalah subdomain. Apa itu subdomain?

Subdomain itu adalah bagian alamat URL yang harus kita ketikkan pada Address Bar di browser setiap kali kita akan membuka blog tersebut.

Misalnya saja kita memiliki blog dengan alamat http://blog_gue.blogspot.com. Maka berdasarkan susunan URL tersebut, blogpot merupakan nama domain, sedangkan blog_gue adalah subdomainnya.

Anda perlu mempersiapkan beberapa alternatif subdomain (URL) yang akan Anda pakai. Kenapa harus beberapa subdomain sekaligus?

Alasannya cukup sederhana. Sangat sulit mendapatkan nama subdomain yang unik dan bagus pada layanan blog gratisan. Karena pada umumnya nama-nama yang bagus sudah dimiliki oleh orang lain.

(bersambung)

Post to Twitter Tweet This Post to Delicious Delicious Post to Digg Digg This Post to Facebook Facebook Post to MySpace MySpace Post to StumbleUpon Stumble This

Artikel Terkait:

POST BANNER

Bagaimana Komentar Anda?

Monggo kalau Anda mau mengomentari tulisan di atas! Bertanya atau mengkritik juga boleh, tapi jangan terlalu menyakitkan :).

  • morvin | February 22nd, 2009 jam 11:37 pm

    thank for info.

Tinggalkan Pesan