Penggunaan library JavaScript seperti Yahoo UI dan jQuery untuk membangun aplikasi web di satu sisi memang praktis karena proses pengembangan aplikasi menjadi lebih mudah dan cepat. Jauh lebih cepat dibandingkan dengan kalau Anda membuat kode JavaScript dari nol.
Namun demikian bukan berarti bahwa hal tersebut tidak menimbulkan masalah baru. Persoalannya adalah ukuran library tersebut pada umumnya cukup besar. Tentu ini akan berpengaruh pada kecepatan aplikasi dan mengurangi jatah bandwidth.
Masalah lainnya Anda harus selalu mengupdate library tersebut jika versi terbarunya telah keluar. Versi terbaru ini biasanya berisi perbaikan atas bug pada versi sebelumnya. Tentu ini akan merepotkan jika Anda harus melakukan download dan update berulang kali.
Lalu bagaimana solusinya? Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa memanfaatkan koleksi library yang ada di Google AJAX Libraries API.
Apa itu Google AJAX Libraries API?
Google AJAX Libraries API adalah koleksi beberapa library JavaScript populer yang bersifat open source. Anda bisa mengaksesnya dengan method google.load().
Dengan mengakses library dari Google AJAX Libraries API Anda tidak perlu repot untuk mengupdate jika keluar versi terbarunya. Google akan selalu memperbarui library dengan versi terbaru.
Kecepatan aplikasi web Anda akan menjadi lebih cepat karena library tersebut terletak di server Google yang cepat. Selain itu Anda juga tidak perlu pusing dengan masalah caching karena Google akan mengaturnya untuk Anda.
Library AJAX yang tersedia antara lain:
- jQuery
- jQuery UI
- Prototype
- script.aculo.us
- MooTools
- Dojo
- SWFObject
- Yahoo! User Interface Library (YUI)
Tentu saja solusi ini baru bermanfaat jika aplikasi yang Anda buat terhubung dengan jaringan Internet.

