Bagaimana pendapat Anda bila anak-anak Anda mulai menyukai aktivitas browsing di Internet? Apakah Anda senang dan bahagia atau justru malah khawatir? Saya yakin, sebagai orang tua Anda pasti gembira karena hal itu menunjukkan bahwa anak Anda cukup pintar dan tidak ketinggalan jaman. Namun demikian mulai sekarang Anda juga harus waspada.
Penelitian yang dilakukan oleh Symantec menunjukkan bahwa istilah yang berkaitan dengan pornografi menduduki peringkat keempat dari beberapa istilah yang paling banyak dicari oleh kelompok anak usia 7 tahun ke bawah.
Yah, penelitian ini memang terjadi di luar negeri. Akan tetapi tidak ada salahnya kalau kita mulai memikirkan kemungkinan seandainya hal itu terjadi di negara kita, mengingat perkembangan jumlah pemakai Internet saat ini meningkat dengan cepat.
Symantec mendapatkan hasil tersebut dari penelitian terhadap pencarian yang dilakukan oleh semua user yang memakai layanan Norton OnlineFamily di tahun 2009. Norton OnlineFamily sendiri merupakan layanan berbasis web dari Symantec yang memungkinkan pelanggannya bisa memantau aktivitas Internet yang dilakukan oleh anak-anak di rumah.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dari 100 pencarian teratas, Youtube, Google, dan Facebook menduduki peringkat teratas, disusul dengan istilah yang berkaitan dengan pornografi di urutan ke-4 dan ke-5.
Yang lebih mengejutkan lagi, ternyata anak-anak usia 7 tahun ke bawah cukup familiar dengan istilah-istilah yang berkaitan dengan pornografi. Selain itu anak-anak juga mempunyai kecenderungan untuk mengakses situs-situs social networking, selebriti dan game online.

Kesimpulannya, aktivitas browsing anak-anak memang tidak bisa dibatasi hanya dengan menginstall software web filter di komputer. Kalau di rumah mungkin bisa dipantau, akan tetapi seandainya mereka mengaksesnya di luar, warnet misalnya, tentu lain lagiĀ persoalannya.
Barangkali ada yang mempunyai pendapat lain?


java | February 20th, 2010 jam 1:34 pm
>>Sy kira gambaran tsb bnr! meskipun hsl dr penelitian d luar negeri, klo d banding dg d kita mirip dg 45 – 55%. cm peringkat prtama kyknya facebook klo d kita!<<
Wahyu Wibowo | February 22nd, 2010 jam 9:17 am
Iya betul, di Indonesia kasus yang lagi hangat memang facebook. Ya, semoga saja apa yang terjadi di luar tidak terjadi di sini. Bukan begitu?