Skip to content
Follow us on Twitter or subscribe to this
website by email or with the RSS feed

10 Kiat Untuk Melindungi Anak di Dunia Maya

Internet, di satu sisi merupakan teknologi yang sangat bermanfaat bagi kita. Dengan Internet tersebut, kita bisa mencari informasi dan berita dengan sangat mudah dan cepat. Hanya dengan beberapa klik, kita bisa menemukan beragam informasi dari berbagai penjuru dunia yang akan tersaji di layar komputer kita dalam hitungan detik saja.

Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan Internet untuk melakukan transaksi perbankan melalui layanan Internet Banking dengan nyaman tanpa harus capek mengantri di bank atau mesin ATM. Internet juga mampu menghubungkan kita dengan teman-teman atau kenalan kita meskipun jaraknya berjauhan dan bahkan sudah terpisah sekian tahun lamanya.

Namun demikian, di balik itu semua Internet juga memiliki potensi ancaman yang tidak boleh kita anggap remeh. Tentu Anda masih ingat bukan dengan berita menghebohkan beberapa waktu yang lalu mengenai kasus penculikan anak di bawah umur hanya gara-gara berkenalan lewat Facebook?

Nah, agar anak atau keluarga Anda terhindar dari bahaya penyalahgunaan Internet seperti kasus di atas, ada baiknya kita memperhatikan beberapa kiat yang diberikan oleh ENISA (European Network and Information Security Agency) dalam artikelnya yang berjudul Internet Safety Tips for Parents and Guardians berikut ini.

1. Communicate with your child about his/her Internet experience. Discuss the importance of Internet safety and teach the basics

Orang tua harus berperan secara aktif untuk menjelaskan kepada anak-anak mereka bagaimana cara mengakses Internet secara aman. Bagi orang tua yang mempunyai latar belakang pendidikan cukup tinggi dan sering menggunakan Internet mungkin akan lebih mudah untuk mengkomunikasikannya dengan anak dibandingkan dengan orang tua yang pengetahuan Internetnya masih kurang.

Dalam hal ini memang sebaiknya orang tua harus belajar Internet juga agar tidak kalah dengan anak-anak mereka. Minimal orang tua harus mengetahui dasar-dasar Internet.

2. Set house Internet and mobile phone rules

Nah, barangkali ini yang sulit. Jika di rumah Anda ada akses Internet-nya, sebaiknya buat aturan yang ketat bagaimana anak-anak Anda bisa menggunakan akses Internet tersebut.

3. Educate yourself on the latest threats facing children online and have a good understanding of how your child spend his/her time online

Belajar Internet bukanlah monopoli anak muda saja. Orang tua pun perlu mengupdate pengetahuan Internet mereka setiap saat agar tidak ketinggalan jaman. Orang tua harus mengetahui secara pasti bahaya apa saja yang ada di dunia maya yang setiap saat bisa mengancam anak-anak saat mereka online.

4. Keep the computer and any other Internet-enables devices used by your child in a common room. Install firewall and antivirus software

Install software pelindung seperti firewall dan antivirus pada komputer, terutama yang tersambung ke jaringan Internet. Jangan lupa untuk mengupdate software-software tersebut secara teratur.

5. Ensure parental control, parental consent, age verification and content lock are activated. Ensure barring process and filtering are in place

Situs-situs tertentu seperti Google Search memiliki setting filter yang bisa kita pakai untuk menyaring hasil pencarian. Nah, pastikan filter tersebut aktif sehingga anak-anak tidak menemukan halaman web yang seharusnya tidak mereka lihat pada saat memakai fasilitas Google Search.

6. Analyse content providers’ policies and their compliance. Check contractual flexibility (e.g. how to delete an account) and use of automated moderation filters in conjunction with humans

7. Check your child’s page or profile on a regular basis. Track your child’s spending online carefully

Jika memungkinkan periksa halaman web apa saja yang dikunjungi oleh anak saat mereka mengakses Internet di rumah.

8. Tell your child to never use full names and share passwords. Prevent your child from sharing personally identifiable information (e.g. address, telephone number, name of school, sport club).

Beri penjelasan kepada anak-anak agar tidak membeberkan identitas pribadi secara sembarangan di Internet. Kalau harus mengisikan informasi data diri di Internet, berikan seperlunya saja.

9. Ensure your child understand what it means to post photographs and any other content on Internet

Beri penjelasan kepada anak-anak agar jangan sembarangan mempublikasikan foto mereka di Internet, terutama foto-foto yang sifatnya pribadi.

10. Educate your child by explaining never to arrange to meet in person someone he/she first met online. Warn your child about expressing emotions to strangers directly online

Beri pengertian kepada anak-anak agar jangan menemui secara langsung (bukan online lagi) orang yang baru dikenalnya lewat Internet. Ingat kasus penculikan seperti yang terjadi belakangan ini.

Semoga bermanfaat.

Post to Twitter Tweet This Post to Delicious Delicious Post to Digg Digg This Post to Facebook Facebook Post to MySpace MySpace Post to StumbleUpon Stumble This

Artikel Terkait:

POST BANNER

Bagaimana Komentar Anda?

Monggo kalau Anda mau mengomentari tulisan di atas! Bertanya atau mengkritik juga boleh, tapi jangan terlalu menyakitkan :).

Tinggalkan Pesan