Bicara masalah membangun toko online dengan platform WordPress, ada banyak sekali plugin yang bisa kita pakai. Saking banyaknya kita jadi bingung menentukan pilihan plugin apa yang kira-kira cocok untuk toko online kita.
Diantara plugin-plugin tersebut ada dua plugin yang cukup populer, setidaknya menurut data statistik dari WordPress.org yang dihitung berdasarkan jumlah user yang mendownloadnya, yaitu WP e-Commerce dan eShop.
Nah, diantara kedua plugin tersebut menurut Anda mana yang paling bagus untuk dipakai membangun online store?
Berikut ini beberapa kelebihan dan kelemahan dari plugin tersebut berdasarkan pengalaman yang saya alami.
WP e-Commerce
Saya rasa memang cukup pantas kalau plugin ini dikatakan sebagai plugin terbaik jika kriterianya berdasarkan kelengkapan fitur yang dimilikinya. Mulai dari manajemen barang, shipping hingga pilihan payment gateway-nya semua diatur dengan baik.
Hanya saja, banyak pengguna (termasuk saya) mengalami kesulitan pada saat melakukan proses instalasi dan aktivasi. Masalah yang sering dihadapi yaitu berkaitan dengan penggunaan memori. WP e-Commerce memerlukan resource yang cukup besar terutama untuk mengaktifkannya.
Saya rasa plugin ini cocoknya untuk online store yang cukup besar. Kalau untuk pemakaian kecil, apalagi dengan paket web hosting yang “pas-pasan” sepertinya kurang begitu bagus, karena pada umumnya perusahaan web hosting membatasi penggunaan memori dari masing-masing kliennya.
eShop
Plugin ini memiliki ukuran yang relatif kecil, sekitar 300KB (setelah di-zip). Jauh lebih kecil dibandingkan dengan WP e-Commerce yang mencapai 2MB. Akan tetapi fitur-nya sudah cukup memadai kalau hanya untuk membangun online store yang sederhana. Selain itu yang terpenting proses instalasi dan aktivasinya lebih mudah daripada WP e-Commerce karena resource yang diperlukannya tidak begitu besar.
Pengelolaan barangnya cukup unik, yaitu diintegrasikan dengan halaman posting. Jadi kita mengupload barang seperti halnya kalau kita memposting artikel. Namun kelemahannya, setting-nya agak rumit dan membingungkan, terutama metode shipping-nya.
Nah, itu sedikit gambaran mengenai WP e-Commerce dan eShop. Bagaimana menurut Anda, punya pengalaman dengan kedua plugin tersebut?





Flashdisk Unik | September 2nd, 2010 jam 5:11 am
Klo saya lebih seneng pake wp-ecommerce bang… lebih mudah dan simple menurut saya… walaupun sedikit memakan memori, tapi toh puas dng kinerjanya..
Wahyu Wibowo | September 3rd, 2010 jam 8:40 pm
Ya, memang benar. Sesuatu yang bagus biasanya membutuhkan pengorbanan, dalam hal ini penggunaan memori…
dee | October 21st, 2010 jam 9:39 pm
saya juga lagi membangun toko online. makasih nasihatnya
bowo | January 12th, 2011 jam 11:42 am
waduh jadi bgg milih malah bozz
kalo WP e-Commerce kekerangannya cuma filenya besar ya bozz?
Wahyu Wibowo | January 17th, 2011 jam 10:29 am
@bowo, nggak usah bingung. Gunakan saja yang sesuai dengan keperluan kita. Kalau keduanya nggak cocok, ya cari saja yang lain…
amin | June 14th, 2011 jam 3:55 pm
Mas, saya coba gabungkan antara Theme Crafty Craft dengan plugin wp e-commerce, tetapi tampilan deskripsi produk, harga dan add to cart button-nya ada di bawah gambar. Padahal harusnya kan ada di samping gambar. Bisa kasih solusinya? Thanks before. Salam.
baju bali | October 13th, 2011 jam 11:34 am
betul.. wp e-commerce sangat berat dan susah instalasinya, kalo e-shop ringan dan mudah.
kalo menurut aku sih sama -sama susah coz lom paham betul soal website….