Tips Praktis Untuk Mengecek Status Suatu Proses

Linux mempunyai sebuah perintah yang bisa kita pakai untuk mengetahui detail semua proses yang sedang berjalan pada komputer kita. Perintah tersebut adalah ps. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:

ps_au

Pada contoh di atas terlihat bahwa output dari perintah ps adalah tabel yang terdiri dari beberapa field.

Baca selengkapnya

Setting Hak Akses File dengan Command Line

Setting Hak Akses File dengan Command Line

Setiap file dan direktori pada sistem operasi Linux memiliki pemilik dan hak akses yang berbeda-beda. Pemilik file bisa mengubah hak akses yang melekat pada file dan direktori tersebut.

Mengubah Kepemilikan File

Suatu file atau direktori dapat diubah pemiliknya dengan menggunakan perintah chown, asal kita memiliki hak untuk mengubahnya.

Misalnya perintah berikut akan mengubah file data.txt menjadi milik user tono.

root@sorsawo:~# chown tono data.txt

Mengubah Group File

Suatu file atau direktori dapat diubah grupnya dengan menggunakan perintah chgrp, asal kita memiliki hak untuk mengubahnya.

Baca selengkapnya

Redirection

Pada sistem operasi UNIX dan Linux kita bisa mengalihkan output suatu proses ke tujuan lain misalnya ke sebuah file atau layar monitor. Proses tersebut dinamakan pengalihan atau redirection.

Ada tiga terminologi yang perlu diketahui dalam proses pengalihan ini yaitu standard input, standard output, dan standard error. Standard input adalah masukan dari suatu perintah atau program, defaultnya adalah keyboard.

Standard output adalah keluaran dari suatu program, defaultnya adalah layar monitor atau terminal. Program Linux/UNIX biasanya mengeluarkan hasilnya ke standard output.

Baca selengkapnya

Menggunakan Wildcards Pada Command Line

Salah satu hal yang menjadikan perintah mode teks di Linux terasa sangat menarik dan menyenangkan adalah adanya fitur wildcards yang terbukti sangat ampuh dan efisien.

Wildcards adalah fitur yang terdapat pada shell yang menjadikan perintah-perintah Linux berbasis teks terasa lebih cepat dan handal dibandingkan dengan file manager berbasis GUI.

Apa Keistimewaan Wildcards?

Biasanya jika kita ingin memilih file-file di dalam File Manager (misalnya Konqueror atau Nautilus), kita harus menyorot file-file tersebut menggunakan mouse. Hal ini kelihatannya mudah dan sederhana namun pada kasus-kasus tertentu akan terasa menjengkelkan.

Untuk lebih jelasnya kita ambil contoh seperti ini. Misalnya kita mempunyai sebuah direktori yang berisi file dan subdirektori yang cukup banyak dengan tipe file yang bermacam-macam.

Pada kasus ini kita ingin memindahkan semua file dengan tipe HTML yang ada kata "linux" pada nama filenya dari direktori tersebut ke direktori lain. Bagaimana caranya?

Baca selengkapnya

Menggunakan Pipeline dan Filtering Pada Command Line

Pada sistem operasi Linux/UNIX, hasil keluaran suatu proses program dapat diberikan sebagai input pada proses lainnya. Cara tersebut dikenal dengan sebutan pipeline.

Misalnya jika kita menampilkan isi direktori /etc dengan ls -al, maka hasil tampilannya akan sangat banyak dan kita tidak sempat membaca nama file yang paling atas.

Sementara itu kita telah mengenal perintah more, yang dapat digunakan untuk menampilkan sesuatu layar per layar. Dengan pipeline, kita bisa memberikan keluaran perintah ls -al sebagai masukan perintah more.

Adapun caranya adalah sebagai berikut:

root@sorsawo:~# ls -al /etc | more

Tanda vertical bar (|) adalah tanda yang digunakan untuk pipeline. Penggunaan pipeline pada perintah-perintah Linux sangat banyak.

Baca selengkapnya