<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Sorsawo Journal &#187; Command Line</title>
	<atom:link href="http://www.sorsawo.com/journal/category/command-line/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sorsawo.com/journal</link>
	<description>Sorsawo Journal, Wahana Belajar Linux dan Open Source Software</description>
	<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 16:55:40 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Tips Praktis Untuk Mengecek Status Suatu Proses</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/tips-praktis-untuk-mengecek-status-suatu-proses</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/tips-praktis-untuk-mengecek-status-suatu-proses#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 15:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<category><![CDATA[Sysadmin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Linux mempunyai sebuah perintah yang bisa kita pakai untuk mengetahui detail semua proses yang sedang berjalan pada komputer kita. Perintah tersebut adalah ps. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:

Pada contoh di atas terlihat bahwa output dari perintah ps adalah tabel yang terdiri dari beberapa field.

Berikut ini field-field yang biasanya muncul pada penggunaan perintah ps:

USER atau UID: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Linux mempunyai sebuah perintah yang bisa kita pakai untuk mengetahui detail semua proses yang sedang berjalan pada komputer kita. Perintah tersebut adalah <strong>ps</strong>. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-237" title="ps_au" src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/06/ps_au.jpg" alt="ps_au" width="446" height="292" /></p>
<p>Pada contoh di atas terlihat bahwa output dari perintah <strong>ps </strong>adalah tabel yang terdiri dari beberapa field.</p>
<p><span id="more-236"></span></p>
<p>Berikut ini field-field yang biasanya muncul pada penggunaan perintah <strong>ps</strong>:</p>
<ul>
<li><strong>USER</strong> atau <strong>UID</strong>: User yang menjalankan proses</li>
<li><strong>PID</strong>: ID dari suatu proses</li>
<li><strong>%CPU</strong>: Besar prosentase CPU yang dipakai oleh suatu proses</li>
<li><strong>%MEM</strong>: Besar prosentase memori yang dipakai oleh suatu proses</li>
<li><strong>SIZE</strong> atau <strong>VSZ</strong>: Besar virtual memori yang dipakai oleh suatu proses (dalam kilobyte)</li>
<li><strong>RSS</strong>: Resident Set Size atau besar memori sebenarnya yang dipakai oleh suatu proses (dalam kilobyte)</li>
<li><strong>TTY</strong>: Terminal yang digunakan oleh suatu proses</li>
<li><strong>STAT</strong>: Status dari suatu proses. Beberapa karakter yang digunakan adalah:
<ul>
<li><strong>R</strong> (Run atau berjalan)</li>
<li><strong>S</strong> (Sleeping)</li>
<li><strong>I</strong> (Idle)</li>
<li><strong>Z</strong> (Zombie)</li>
<li><strong>D</strong> (Disk wait)</li>
<li><strong>P</strong> (Page wait)</li>
<li><strong>W</strong> (Swapped Out)</li>
<li><strong>N</strong> (prioritasnya kecil dengan menggunakan nice)</li>
<li><strong>T</strong> (Terminated)</li>
</ul>
</li>
<li><strong>START</strong>: Waktu mulai atau tanggal mulai suatu proses</li>
<li><strong>TIME</strong>: Total besar waktu CPU yang dipakai oleh suatu proses</li>
<li><strong>COMMAND</strong>: Perintah yang dieksekusi oleh suatu proses</li>
</ul>
<p>Ada beberapa argumen yang bisa kita sertakan dalam perintah <strong>ps</strong>, yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>a</strong>: Untuk menunjukkan proses yang dijalankan oleh seluruh user</li>
<li><strong>c</strong>: Untuk menunjukkan variabel lingkungan suatu proses setelah proses tersebut mengeksekusi suatu perintah</li>
<li><strong>l</strong>: Untuk menunjukkan output dalam format memanjang</li>
<li><strong>u</strong>: Untuk menunjukkan user yang menjalankan suatu proses dan juga waktunya</li>
<li><strong>w</strong>: Untuk menunjukkan output dalam format melebar</li>
<li><strong>txx</strong>: Untuk menunjukkan proses yang berasosiasi dengan device ttyxx</li>
<li><strong>x</strong>: Untuk menunjukkan proses tanpa mengontrol tty</li>
</ul>
<p>Contoh penggunaannya bisa dilihat pada gambar diatas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/tips-praktis-untuk-mengecek-status-suatu-proses/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Setting Hak Akses File dengan Command Line</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/setting-hak-akses-file-dengan-command-line</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/setting-hak-akses-file-dengan-command-line#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 16:33:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<category><![CDATA[File System]]></category>

		<category><![CDATA[User dan Group]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[
Setiap file dan direktori pada sistem operasi Linux memiliki pemilik dan hak akses yang berbeda-beda. Pemilik file bisa mengubah hak akses yang melekat pada file dan direktori tersebut.
Mengubah Kepemilikan File
Suatu file atau direktori dapat diubah pemiliknya dengan menggunakan perintah chown, asal kita memiliki hak untuk mengubahnya.
Misalnya perintah berikut akan mengubah file data.txt menjadi milik user [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/syslog.png" alt="Setting Hak Akses File dengan Command Line" /></p>
<p>Setiap file dan direktori pada sistem operasi Linux memiliki pemilik dan hak akses yang berbeda-beda. Pemilik file bisa mengubah hak akses yang melekat pada file dan direktori tersebut.</p>
<p><strong>Mengubah Kepemilikan File</strong></p>
<p>Suatu file atau direktori dapat diubah pemiliknya dengan menggunakan perintah <strong>chown</strong>, asal kita memiliki hak untuk mengubahnya.</p>
<p>Misalnya perintah berikut akan mengubah file <strong>data.txt</strong> menjadi milik user <strong>tono</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-7">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chown</span> tono data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Mengubah Group File</strong></p>
<p>Suatu file atau direktori dapat diubah grupnya dengan menggunakan perintah <strong>chgrp</strong>, asal kita memiliki hak untuk mengubahnya.</p>
<p><span id="more-29"></span></p>
<p>Misalnya perintah berikut akan mengubah file <strong>data.txt</strong> menjadi dapat diakses oleh user-user yang berada pada grup <strong>support</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-8">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chgrp</span> support data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Mengubah Izin Hak Akses</strong></p>
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/syslog2.png" alt="Izin akses file" /></p>
<p>Untuk mengubah izin akses file atau direktori, gunakan perintah <strong>chmod</strong>. Ada dua cara untuk mengubah izin akses file, yaitu dengan notasi angka dan notasi huruf.</p>
<p>Sintaks perintahnya adalah sebagai berikut:</p>
<p><em>chmod &lt;whoXperm&gt; &lt;file&gt;</em></p>
<p>Dimana:</p>
<ul>
<li><strong>who</strong> adalah <strong>u</strong> (<em>user</em> atau pemilik), <strong>g</strong> (<em>grup</em>), dan <strong>o</strong> (<em>other</em>)</li>
<li><strong>X</strong> adalah tanda <strong>+</strong> atau<strong> -</strong></li>
<li><strong>perm</strong> adalah <strong>r</strong> (<em>read</em>), <strong>w</strong> (<em>write</em>), <strong>x</strong> (<em>execute</em>)</li>
</ul>
<p>Contoh:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-9">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> u+x data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas berfungsi untuk mengeset file <strong>data.txt</strong> menjadi <em>executable</em> terhadap pemiliknya.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-10">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> go-wx data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas berfungsi untuk menghilangkan hak <em>write</em> dan <em>execute</em> dari <strong>grup</strong> dan <strong>other</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-11">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> ugo+rwx data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas berfungsi untuk memberikan hak <em>read</em>, <em>write</em>, dan <em>execute</em> kepada semua orang.</p>
<p>Selain dengan cara-cara di atas kita bisa juga mengubah izin akses file dengan notasi angka. Misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-12">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> <span style="color: #000000;">755</span> data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas berfungsi untuk mengubah izin akses file menjadi <em>rwxr-xr-x</em>. Angka 755 dapat diterjemahkan menjadi bit seperti berikut ini:</p>
<ul>
<li><strong>rwx</strong> = 111, dimana 111 biner = 7 desimal</li>
<li><strong>r-x</strong> = 101, dimana 101 biner = 5 desimal</li>
<li><strong>r-x</strong> = 101, dimana 101 biner = 5 desimal</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/setting-hak-akses-file-dengan-command-line/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Redirection</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/redirection</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/redirection#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 16:17:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Pada sistem operasi UNIX dan Linux kita bisa mengalihkan output suatu proses ke tujuan lain misalnya ke sebuah file atau layar monitor. Proses tersebut dinamakan pengalihan atau redirection.
Ada tiga terminologi yang perlu diketahui dalam proses pengalihan ini yaitu standard input, standard output, dan standard error. Standard input adalah masukan dari suatu perintah atau program, defaultnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada sistem operasi UNIX dan Linux<a title="Apa Linux itu?" href="http://majalah.sorsawo.com/articles/apa-linux-itu.html"> </a>kita bisa mengalihkan output suatu proses ke tujuan lain misalnya ke sebuah file atau layar monitor. Proses tersebut dinamakan pengalihan atau <strong>redirection</strong>.</p>
<p>Ada tiga terminologi yang perlu diketahui dalam proses pengalihan ini yaitu <em>standard input</em>, <em>standard output</em>, dan <em>standard error</em>. <em>Standard input</em> adalah masukan dari suatu perintah atau program, defaultnya adalah keyboard.</p>
<p><em>Standard output</em> adalah keluaran dari suatu program, defaultnya adalah layar monitor atau terminal. Program Linux/UNIX biasanya mengeluarkan hasilnya ke standard output.</p>
<p><span id="more-26"></span></p>
<p><em>Standard error</em> adalah keluaran dari suatu program jika terjadi error. Keluaran ini berupa pesan kesalahan yang berguna bagi pembuat program atau orang lain yang membutuhkan. Standard error biasayna adalah layar konsol (terminal).</p>
<p>Di Linux ada dua simbol yang dipakai dalam <em>redirection</em>, yaitu:</p>
<ol>
<li>Tanda lebih dari (<strong>&gt;</strong>), untuk mengalihkan output ke suatu file</li>
<li>Tanda kurang dari (<strong>&lt;</strong>), untuk mengalihkan input dari suatu file</li>
</ol>
<p>Misalnya untuk mengalihkan hasil perintah <strong>ls</strong> ke suatu file gunakan perintah sebagai berikut:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-17">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -al /etc &gt; data.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Untuk mengalihkan standard input bukan dari keyboard, melainkan dari sebuah file, gunakan tanda &lt; (lebih kecil). Misalnya untuk mensortir data yang terdapat pada file data.txt, gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-18">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sort</span> &lt; data.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Kita juga bisa mengirim email dengan terlebih dahulu membuat isi emailnya, misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-19">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ mail tes@sorsawo.com &lt; isi-email.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Kita juga bisa menggabungkan redirection standard input dan standard output dalam satu baris perintah, misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-20">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sort</span> &lt; data.txt &gt; data-urut.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/redirection/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Wildcards Pada Command Line</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/menggunakan-wildcards-pada-command-line</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/menggunakan-wildcards-pada-command-line#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 16:05:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu hal yang menjadikan perintah mode teks di Linux terasa sangat menarik dan menyenangkan adalah adanya fitur wildcards yang terbukti sangat ampuh dan efisien.  
Wildcards adalah fitur yang terdapat pada shell yang menjadikan perintah-perintah Linux berbasis teks terasa lebih cepat dan handal dibandingkan dengan file manager berbasis GUI.
Apa Keistimewaan Wildcards?
Biasanya jika kita ingin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu hal yang menjadikan perintah mode teks<a title="Linux command line" href="http://majalah.sorsawo.com/articles/linux-command-line-bagian-pertama.html"> </a>di Linux terasa sangat menarik dan menyenangkan adalah adanya fitur <em>wildcards</em> yang terbukti sangat ampuh dan efisien. <strong> </strong></p>
<p><strong>Wildcards</strong> adalah fitur yang terdapat pada shell<a title="Bourne Again Shell" href="http://majalah.sorsawo.com/articles/bourne-again-shell.html"> </a>yang menjadikan perintah-perintah Linux berbasis teks terasa lebih cepat dan handal dibandingkan dengan <em>file manager</em> berbasis GUI.</p>
<p><strong>Apa Keistimewaan Wildcards?</strong></p>
<p>Biasanya jika kita ingin memilih file-file di dalam File Manager (misalnya <em>Konqueror</em> atau <em>Nautilus</em>), kita harus menyorot file-file tersebut menggunakan mouse. Hal ini kelihatannya mudah dan sederhana namun pada kasus-kasus tertentu akan terasa menjengkelkan.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya kita ambil contoh seperti ini. Misalnya kita mempunyai sebuah direktori yang berisi file dan subdirektori yang cukup banyak dengan tipe file yang bermacam-macam.</p>
<p>Pada kasus ini kita ingin memindahkan semua file dengan tipe HTML yang ada kata "linux" pada nama filenya dari direktori tersebut ke direktori lain. Bagaimana caranya?</p>
<p><span id="more-24"></span></p>
<p>Dengan Linux command line pekerjaan tersebut mudah sekali dilakukan, semudah memindahkan satu buah file. Tentu saja kemudahan itu bisa diperoleh berkat adanya fitur wildcards.</p>
<p>Berikut ini beberapa karakter penting wildcards beserta artinya.</p>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Wildcards</strong></td>
<td><strong>Cocok dengan</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>*</td>
<td>sembarang satu karakter atau lebih</td>
</tr>
<tr>
<td>?</td>
<td>tepat satu karakter</td>
</tr>
<tr>
<td>[abcde]</td>
<td>tepat satu karakter pada daftar</td>
</tr>
<tr>
<td>[a-e]</td>
<td>tepat satu karakter pada range karakter yang diberikan</td>
</tr>
<tr>
<td>[!abcde]</td>
<td>sembarang karakter yang tidak ada dalam daftar</td>
</tr>
<tr>
<td>[!a-e]</td>
<td>sembarang karakter yang tidak ada dalam range karakter yang diberikan</td>
</tr>
<tr>
<td>{debian,linux}</td>
<td>tepat satu kata pada pilihan yang diberikan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Kita bisa menggunakan karakter <em>wildcards</em> tersebut pada sembarang perintah yang menerima <strong>nama file</strong> sebagai argumennya.</p>
<p><strong>Penggunaan</strong></p>
<p>Berikut ini beberapa contoh pemakaian karakter <em>wildcards</em> dalam Linux <em>command line</em>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-29">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">rm</span> *</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas dipakai untuk menghapus semua file pada direktori sekarang. Barangkali <em>wildcard</em> <strong>*</strong> ini merupakan karakter yang cukup populer karena penggunaannya tidak hanya di Linux/UNIX saja.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-30">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">mv</span> *linux*.html data_html</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas dipakai untuk memindahkan semua file HTML yang terdapat kata "linux" pada nama filenya dari direktori sekarang menuju direktori <strong>data_html</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-31">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">less</span> d*.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas dipakai untuk menampilkan semua file yang dimulai dengan huruf <strong>d</strong> dan berakhir dengan <strong>.txt</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-32">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">rm</span> junk.???</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas dipakai untuk menghapus semua file yang dimulai dengan kata <strong>junk.</strong> dan diikuti dengan tiga karakter.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-33">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> hda<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span><span style="color: #000000;">0</span><span style="color: #000000;">-9</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Dengan perintah tersebut di atas kita bisa menampilkan semua file atau direktori yang namanya dimulai dengan kata <strong>hda</strong> dan diikuti dengan tepat satu angka.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-34">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> hda<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span><span style="color: #000000;">0</span><span style="color: #000000;">-9</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span><span style="color: #000000;">0</span><span style="color: #000000;">-9</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas dipakai untuk menampilkan semua file dan direktori yang dimulai dengan kata <strong>hda</strong> dan diikuti dengan 2 angka.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-35">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#123;</span>hd,sd<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#125;</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span>a-c<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas dipakai untuk menampilkan semua file dan direktori yang namanya dimulai dengan <strong>hd</strong> atau <strong>sd</strong> dan diikuti dengan sembarang karakter tunggal diantara <strong>a</strong> dan<strong> c</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-36">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">rm</span> *<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span>!cehg<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas dipakai untuk menghapus semua file yang tidak diakhiri dengan karakter <strong>c</strong>, <strong>e</strong>, <strong>h</strong>, atau <strong>g</strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/menggunakan-wildcards-pada-command-line/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Pipeline dan Filtering Pada Command Line</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/menggunakan-pipeline-dan-filtering-pada-command-line</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/menggunakan-pipeline-dan-filtering-pada-command-line#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 15:55:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Pada sistem operasi Linux/UNIX, hasil keluaran suatu proses program dapat diberikan sebagai input pada proses lainnya. Cara tersebut dikenal dengan sebutan pipeline.
Misalnya jika kita menampilkan isi direktori /etc dengan ls -al, maka hasil tampilannya akan sangat banyak dan kita tidak sempat membaca nama file yang paling atas.
Sementara itu kita telah mengenal perintah more, yang dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada sistem operasi Linux/UNIX, hasil keluaran suatu proses program dapat diberikan sebagai input pada proses lainnya. Cara tersebut dikenal dengan sebutan <strong>pipeline</strong>.</p>
<p>Misalnya jika kita menampilkan isi direktori <strong>/etc</strong> dengan <strong>ls -al</strong>, maka hasil tampilannya akan sangat banyak dan kita tidak sempat membaca nama file yang paling atas.</p>
<p>Sementara itu kita telah mengenal perintah <strong>more</strong>, yang dapat digunakan untuk menampilkan sesuatu layar per layar. Dengan <em>pipeline</em>, kita bisa memberikan keluaran perintah <strong>ls -al</strong> sebagai masukan perintah <strong>more</strong>.</p>
<p>Adapun caranya adalah sebagai berikut:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-53">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -al /etc | more</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Tanda <em>vertical bar</em> (<strong>|</strong>) adalah tanda yang digunakan untuk <em>pipeline</em>. Penggunaan <em>pipeline</em> pada perintah-perintah Linux sangat banyak.</p>
<p><span id="more-23"></span></p>
<p>Dengan pipeline kita juga bisa menyaring hasil proses suatu program untuk ditampilkan sesuai dengan kriteria yang kita tentukan. Misalnya tampilan layar per layar atau tampilan tersortir.Ada banyak perintah Linux yang dapat kita gunakan untuk melakukan penyaringan ini, antara lain <em>grep</em>, <em>wc</em>, <em>sort</em>, <em>cut</em>, dan <em>uniq</em>.</p>
<p><strong>Perintah grep</strong></p>
<p>Perintah <strong>grep</strong> digunakan untuk menyaring masukan dan menampilkan baris-baris yang hanya mengandung pola yang kita tentukan.</p>
<p>Misalnya kita mempunyai sebuah file <strong>prodi.txt</strong> yang berisi daftar program studi.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-54">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> prodi.txt<br />
Teknik Elektro<br />
Kedokteran Umum<br />
Psikologi<br />
Farmasi<br />
MIPA<br />
Kedokteran Hewan<br />
Ilmu Komputer</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Kita ingin menampilkan daftar program studi yang ada kata <strong>Kedokteran</strong>. Caranya ketikkan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-55">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> prodi.txt | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">grep</span> Kedokteran</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Hasilnya adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-56">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">Kedokteran Umum<br />
Kedokteran Hewan</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Terlihat bahwa setelah difilter hanya akan ditampilkan dua program studi saja yaitu Kedokteran Umum dan Kedokteran Hewan.</p>
<p><strong>Perintah wc</strong></p>
<p>Perintah <strong>wc</strong> digunakan untuk menghitung jumlah baris, kata, dan karakter dari baris-baris masukan yang diberikan padanya.</p>
<p>Untuk mengetahui jumlah baris gunakan option <strong>-l</strong>, untuk menghitung jumlah kata, gunakan option <strong>-w</strong> dan untuk mengetahui jumlah karater gunakan option <strong>-c</strong>. Jika salah satu option tersebut tidak dipakai maka tampilannya adalah jumlah baris, jumlah kata, dan jumlah karakter.</p>
<p>Misalnya jika kita ingin mengetahui berapa jumlah file yang ada pada direktori <strong>/etc</strong>, maka ketikkan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-57">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> /etc | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">wc</span><br />
<span style="color: #000000;">187</span> <span style="color: #000000;">187</span> <span style="color: #000000;">1708</span><br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> /etc | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">wc</span> -l<br />
<span style="color: #000000;">187</span><br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> /etc | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">wc</span> -<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">w</span><br />
<span style="color: #000000;">187</span><br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> /etc | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">wc</span> -c<br />
<span style="color: #000000;">1708</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Dari perintah pertama (<strong>ls /etc | wc</strong>) terlihat bahwa isi direktori <strong>/etc</strong> terdiri dari 187 baris (<em>line</em>), 187 kata (<em>word</em>), dan 1708 karakter (<em>character</em>).</p>
<p>Perintah <strong>wc</strong> dapat juga digunakan tanpa pipeline, yaitu mengambil input langsung dari file. Misalnya kita ingin menghitung jumlah karakter, kata, dan baris dalam file <strong>/etc/fstab</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-58">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">wc</span> /etc/fstab<br />
<span style="color: #000000;">8</span> <span style="color: #000000;">46</span> <span style="color: #000000;">464</span> /etc/fstab</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Artinya file <strong>/etc/fstab</strong> terdiri dari 8 baris, 46 kata dan 464 karakter.</p>
<p><strong>Perintah sort</strong></p>
<p>Perintah <strong>sort</strong> digunakan untuk mensortir masukan berdasar urutan nomor ASCII dari karakter.</p>
<p>Misalnya kita ingin menampilkan isi file <strong>prodi.txt</strong> secara berurutan. Caranya ketikkan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-59">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sort</span> prodi.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Hasilnya adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-60">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">Farmasi<br />
Ilmu Komputer<br />
Kedokteran Hewan<br />
Kedokteran Umum<br />
MIPA<br />
Psikologi<br />
Teknik Elektro</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Perintah cut</strong></p>
<p>Perintah <strong>cut</strong> digunakan untuk mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya yang ditentukan pada option <strong>-c</strong>. Istilah kolom yang dimaksud disini adalah kolom karakter yang terdapat pada terminal.</p>
<p>Misalnya kita ingin memproses hasil perintah <strong>who</strong> yang menampilkan informasi user yang sedang login.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-61">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">who</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Hasilnya adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-62">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo :<span style="color: #000000;">0</span> Dec <span style="color: #000000;">28</span> <span style="color: #000000;">12</span>:<span style="color: #000000;">26</span><br />
bowo pts/<span style="color: #000000;">0</span> Dec <span style="color: #000000;">28</span> <span style="color: #000000;">12</span>:<span style="color: #000000;">26</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#40;</span>:<span style="color: #000000;">0.0</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#41;</span><br />
bowo pts/<span style="color: #000000;">1</span> Dec <span style="color: #000000;">28</span> <span style="color: #000000;">12</span>:<span style="color: #000000;">29</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#40;</span>:<span style="color: #000000;">0.0</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#41;</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Untuk menampilkan nama user saja (kolom 1-4) kita gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-63">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">who</span> | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cut</span> -c1<span style="color: #000000;">-4</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Hasilnya adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-64">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo<br />
bowo<br />
bowo</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Perintah uniq</strong></p>
<p>Perintah <strong>uniq</strong> digunakan untuk menghilangkan baris-baris berurutan yang mengalami duplikasi. Biasanya perintah ini digabungkan dalam pipeline dengan <strong>sort</strong>.</p>
<p>Misalnya dari file prodi.txt di atas kita tambahkan entri seperti di bawah ini:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-65">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> &gt;&gt; prodi.txt<br />
Kedokteran Umum</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Tanda <strong>&gt;&gt;</strong> dipakai untuk menambahkan teks ke file <strong>prodi.txt</strong>. Setelah selesai mengetik tambahannya tekan tombol <strong>Ctrl+D</strong>. Isi file <strong>prodi.txt</strong> sekarang adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-66">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> prodi.txt<br />
Teknik Elektro<br />
Kedokteran Umum<br />
Psikologi<br />
Farmasi<br />
MIPA<br />
Kedokteran Hewan<br />
Ilmu Komputer<br />
Kedokteran Umum</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Terlihat bahwa ada dua baris yang isinya sama. Kita ingin menghilangkan baris-baris yang mengalami duplikasi tersebut.</p>
<p>Caranya sebagai berikut:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-67">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> prodi.txt | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sort</span> | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">uniq</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Hasilnya adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-68">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">Farmasi<br />
Ilmu Komputer<br />
Kedokteran Hewan<br />
Kedokteran Umum<br />
MIPA<br />
Psikologi<br />
Teknik Elektro</div>
</div>
</div>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/menggunakan-pipeline-dan-filtering-pada-command-line/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Kaitan atau Link</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/mengenal-kaitan-atau-link</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/mengenal-kaitan-atau-link#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2008 10:31:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<category><![CDATA[File System]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Pada sistem operasi Linux ada istilah link dalam sistem file. Link berarti pointer atau penunjuk yang menunjuk ke file atau inode. Link ini berguna agar satu file dapat diacu dalam beberapa direktori lain yang berbeda.
Dengan adanya link ini memungkinkan data yang sama dapat dipakai oleh sejumlah pengguna dalam suatu jaringan multiuser. Dan sebuah file dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada sistem operasi Linux ada istilah <em>link</em> dalam sistem file. <em>Link</em> berarti <em>pointer</em> atau penunjuk yang menunjuk ke file atau <em>inode</em>. <em>Link</em> ini berguna agar satu file dapat diacu dalam beberapa direktori lain yang berbeda.</p>
<p>Dengan adanya <em>link</em> ini memungkinkan data yang sama dapat dipakai oleh sejumlah pengguna dalam suatu jaringan multiuser. Dan sebuah file dapat dianggap sama dengan file lain tanpa melakukan penyalinan, yang tentunya akan memakan banyak ruang media penyimpanan.</p>
<p>Terminologi <em>link</em> dalam Linux mempunyai kesamaan dengan <em>shortcut</em> pada Windows. Hanya saja, pengguna Linux diperbolehkan melakukan <strong>cd</strong> pada <em>link</em> tersebut jika <em>link</em> itu adalah sebuah direktori, sementara pada Windows tidak dapat.</p>
<p><span id="more-21"></span></p>
<p>Untuk membuat <em>link</em>, Unix/Linux menyediakan utilitas bernama <strong>ln</strong> dengan sintaks:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-74">
<div class="bash" style="font-family: monospace;"><span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ln</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span>option<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span> file_sumber file_target</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Ada dua macam kategori <em>link</em>, yaitu:</p>
<p><strong>1. Hard link</strong></p>
<p>Yaitu dua file yang menuju pada <em>inode</em> yang sama. Misalnya:</p>
<p>Pertama buat file teks dengan nama <em>data.txt</em> dengan perintah <strong>cat</strong>. Ketikkan isi file lalu tekan <strong>Ctrl+D</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-75">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> &gt; data.txt<br />
ini isi <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">file</span> data<br />
bowo@sorsawo:~$</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Buat link pada file <em>data.txt </em>dengan perintah <strong>ln</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-76">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -l<br />
-rw-r--r-- <span style="color: #000000;">1</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">18</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-19</span> <span style="color: #000000;">04</span>:<span style="color: #000000;">01</span> data.txt<br />
drwxr-xr-x <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-17</span> <span style="color: #000000;">21</span>:<span style="color: #000000;">35</span> Desktop<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ln</span> data.txt percobaan<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> percobaan<br />
ini isi <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">file</span> data<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -l<br />
total <span style="color: #000000;">12</span><br />
-rw-r--r-- <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">18</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-19</span> <span style="color: #000000;">04</span>:<span style="color: #000000;">01</span> data.txt<br />
drwxr-xr-x <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-17</span> <span style="color: #000000;">21</span>:<span style="color: #000000;">35</span> Desktop<br />
-rw-r--r-- <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">18</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-19</span> <span style="color: #000000;">04</span>:<span style="color: #000000;">01</span> percobaan<br />
bowo@sorsawo:~$</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Setelah dilakukan <strong>ln</strong> file "data.txt" di <em>link</em> ke file "percobaan", maka file percobaan akan berisi sama persis dengan file "data.txt". Disitu juga terlihat jumlah <em>link</em> ke <em>inode</em> ada dua buah. Kita bisa mencoba dengan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-77">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -i<br />
<span style="color: #000000;">187412</span> data.txt <span style="color: #000000;">159367</span> Desktop <span style="color: #000000;">187412</span> percobaan<br />
bowo@sorsawo:~$</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Terlihat bahwa file "data.txt" dan file "percobaan" mengarah pada <em>inode</em> yang sama. Perintah <strong>ln</strong> juga mengizinkan kita untuk mengaitkan dua buah file yang terletak pada partisi yang berbeda.</p>
<p>Penghapusan terhadap file satu tidak akan menyebabkan file dua terhapus, demikian pula sebaliknya.</p>
<p><strong>2. Symbolic Link</strong></p>
<p><em>Symbolic link</em> dapat dibuat dengan menyertakan opsi <strong>-s</strong> pada perintah <strong>ln</strong>. Pada <em>symbolic link</em>, file target hanya merupakan <em>pointer</em> yang mengarah ke file sumber. Kalau file sumber dihapus, maka file target juga tidak akan berfungsi lagi karena pada <em>symbolic link</em>, yang mengarah pada <em>inode</em> hanya file sumber.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh di bawah ini:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-78">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -l<br />
total <span style="color: #000000;">12</span><br />
-rw-r--r-- <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">18</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-19</span> <span style="color: #000000;">04</span>:<span style="color: #000000;">01</span> data.txt<br />
drwxr-xr-x <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-17</span> <span style="color: #000000;">21</span>:<span style="color: #000000;">35</span> Desktop<br />
-rw-r--r-- <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">18</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-19</span> <span style="color: #000000;">04</span>:<span style="color: #000000;">01</span> percobaan<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ln</span> -s data.txt percobaan2<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -l<br />
total <span style="color: #000000;">12</span><br />
-rw-r--r-- <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">18</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-19</span> <span style="color: #000000;">04</span>:<span style="color: #000000;">01</span> data.txt<br />
drwxr-xr-x <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">4096</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-17</span> <span style="color: #000000;">21</span>:<span style="color: #000000;">35</span> Desktop<br />
-rw-r--r-- <span style="color: #000000;">2</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">18</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-19</span> <span style="color: #000000;">04</span>:<span style="color: #000000;">01</span> percobaan<br />
lrwxrwxrwx <span style="color: #000000;">1</span> bowo bowo <span style="color: #000000;">8</span> <span style="color: #000000;">2007</span><span style="color: #000000;">-12</span><span style="color: #000000;">-19</span> <span style="color: #000000;">04</span>:<span style="color: #000000;">06</span> percobaan2 -&gt; data.txt<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -i<br />
<span style="color: #000000;">187412</span> data.txt <span style="color: #000000;">159367</span> Desktop <span style="color: #000000;">187412</span> percobaan <span style="color: #000000;">187414</span> percobaan2<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> data.txt<br />
ini isi <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">file</span> data<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> percobaan2<br />
ini isi <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">file</span> data<br />
bowo@sorsawo:~$</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Jika file data.txt dihapus, file percobaan tidak ikut hilang, tapi akan tidak berfungsi lagi karena dia mengarah pada file yang tidak ada.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/mengenal-kaitan-atau-link/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengarsipan dengan Tar, Gzip, dan Bzip2</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/pengarsipan-dengan-tar-gzip-dan-bzip2</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/pengarsipan-dengan-tar-gzip-dan-bzip2#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2008 10:29:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<category><![CDATA[Sysadmin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Pengarsipan adalah suatu cara untuk menggabungkan beberapa file individual dan direktori menjadi sebuah file tunggal. Cara ini biasanya dipakai untuk keperluan backup file.
Ada tiga utilitas pengarsipan yang biasa kita temui di berbagai distribusi Linux, yaitu tar, gzip, dan bzip2.
TAR
Tar merupakan singkatan dari Tape Archive. Pada awalnya tar dibuat untuk melakukan backup file pada media penyimpan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengarsipan adalah suatu cara untuk menggabungkan beberapa file individual dan direktori menjadi sebuah file tunggal. Cara ini biasanya dipakai untuk keperluan <em>backup</em> file.</p>
<p>Ada tiga utilitas pengarsipan yang biasa kita temui di berbagai distribusi Linux, yaitu <em>tar</em>, <em>gzip</em>, dan <em>bzip2</em>.</p>
<p><strong>TAR</strong></p>
<p><strong>Tar</strong> merupakan singkatan dari <em>Tape Archive</em>. Pada awalnya <em>tar</em> dibuat untuk melakukan backup file pada media penyimpan yang berupa <em>tape</em>, tetapi sekarang bisa juga dipakai untuk membuat file <em>tar</em> untuk media lainnya.</p>
<p>File yang dihasilkan oleh utilitas <em>tar</em> ini berupa sebuah file tarball dengan ekstensi <strong>.tar</strong>. File ini berisi sejumlah file dan direktori yang digabungkan menjadi satu. Tidak ada kompresi pada format tar ini, sehingga ukuran file yang dihasilkan sama dengan ukuran gabungan file-file penyusunnya.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<p>Untuk mengkompresi file ini dapat digunakan utilitas <em>gzip</em> dan <em>bzip2</em>. Untuk membuat file tar dengan perintah mode teks, pada terminal command line ketikkan :</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-87">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span> -cf data.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span> files/dokumen</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas akan membuat file <em>data.tar</em> dari file-file yang ada di direktori <em>files/dokumen</em>. Untuk menampilkan daftar file yang ada dalam <em>data.tar</em> ke layar, gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-88">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span> -tvf data.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Untuk mengekstrak <em>data.tar</em>, gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-89">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span> -xvf data.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Anda bisa mengkompres file <em>data.tar</em> dengan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-90">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span> -czvf data.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas secara otomatis akan mengkompresi file <em>data.tar</em> dengan utilitas <em>gzip</em>.<strong> </strong></p>
<p><strong>GZIP</strong></p>
<p><strong>Gzip</strong> adalah utilitas untuk membuat file kompresi dengan format <em>zip</em> di platform Linux/UNIX. Pada umumnya file yang dihasilkan mempunyai ekstensi <em>.tar.gz</em> atau <em>.tgz</em>.</p>
<p>File yang dibuat dengan <em>gzip</em> ini kompatibel dengan dengan Winzip dan PkZip. Oleh karena itu file zip yang dibuat di Linux dapat di-<em>unzip</em> di platform Windows. Untuk mengkompres file dengan <em>gzip</em>, perintahnya adalah sebagai berikut:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-91">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">gzip</span> data.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>dimana <em>data.tar</em> adalah nama file yang akan dikompresi. Hasilnya adalah sebuah file yang bernama <em>data.tar.gz</em>. Untuk mengekstrak file <em>data.tar.gz</em> gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-92">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">gzip</span> -d data.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span>.gz</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>BZIP2</strong></p>
<p><em>Bzip2</em> mempunyai kemampuan kompresi file yang lebih baik dibandingkan dengan <em>gzip</em>. File yang dihasilkan oleh <em>bzip2</em> ini ukurannya bisa lebih kecil 10-20% daripada <em>gzip</em>. Pada umumnya file yang dikompresi dengan <em>bzip2</em> mempunyai ekstensi <strong>.bz2</strong>.</p>
<p>Perintah untuk mengkompresi file dengan <em>bzip2</em> adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-93">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">bzip2</span> nama_file.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>dimana <em>nama_file.tar</em> adalah nama file yang akan dikompresi. Hasilnya adalah <em>nama_file.tar.bz2</em>. Untuk mengekstraknya gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-94">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">bunzip2</span> -d nama_file.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span>.bz2</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Hasilnya adalah <em>nama_file.tar</em>.</p>
<p>Demikian ulasan singkat tentang cara menggunakan perintah-perintah berbasis teks (<em>command line</em>) untuk melakukan kompresi dan membuat file arsip.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/pengarsipan-dengan-tar-gzip-dan-bzip2/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Modifikasi Shell Prompt</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/modifikasi-shell-prompt</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/modifikasi-shell-prompt#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 10:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Artikel kali ini akan membahas tips praktis bagaimana cara memodifikasi shell (Bash) prompt. Ada dua tips yang akan kita bahas yaitu mengubah tampilan prompt dan warna prompt.
Bentuk Tampilan Prompt
Pada umumnya prompt shell Bash mempunyai bentuk tampilan seperti ini:


bowo@sorsawo:~$



Atau jika kita sedang login sebagai root (superuser), prompt shell akan terlihat seperti ini:


root@sorsawo:~#



Informasi yang dapat diperoleh dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel kali ini akan membahas tips praktis bagaimana cara memodifikasi <em>shell</em> (Bash) prompt. Ada dua tips yang akan kita bahas yaitu mengubah tampilan prompt dan warna prompt.</p>
<p><strong>Bentuk Tampilan Prompt</strong></p>
<p>Pada umumnya prompt shell Bash mempunyai bentuk tampilan seperti ini:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-102">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Atau jika kita sedang login sebagai root (superuser), prompt shell akan terlihat seperti ini:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-103">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;">#</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Informasi yang dapat diperoleh dari tampilan prompt di atas adalah:</p>
<ul>
<li>Kita login sebagai user <strong>bowo</strong> atau user <strong>root</strong> pada mesin <strong>sorsawo</strong></li>
<li>Lokasi direktori saat ini adalah <strong>/home/bowo</strong> (untuk user bowo) atau <strong>/root</strong> (untuk user root)</li>
<li>Jika kita login sebagai root, maka ada simbol<strong> #</strong> dan jika user biasa ada simbol <strong>$</strong></li>
</ul>
<p>Bentuk tampilan prompt tersebut dapat kita modifikasi sesuai dengan kehendak kita. Untuk mengubahnya kita harus mengubah variabel PS1.</p>
<p><span id="more-19"></span></p>
<p>Ketikkan perintah berikut untuk melihat isi variabel PS1:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-104">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">echo</span> <span style="color: #007800;">$PS1</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Hasilnya adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-105">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">\u@\h:\w\$</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Simbol <strong>\u</strong> berfungsi untuk menampilkan nama user, simbol <strong>\h</strong> untuk hostname, simbol <strong>\w</strong> untuk current directory, dan <strong>\$</strong> untuk menampilkan tanda $ atau # tergantung pada user yang sedang login, yaitu user biasa atau root.</p>
<p>Untuk mengubah variabel PS1, misalnya untuk menampilkan prompt seperti berikut ini:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-106">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~ <span style="color: #000000;">15</span>:<span style="color: #000000;">00</span>:<span style="color: #000000;">13</span>$</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-107">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #007800;">PS1=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\u</span>@<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\h</span>:<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\w</span> <span style="color: #000099; font-weight: bold;">\t</span> <span style="color: #000099; font-weight: bold;">\$</span> &quot;</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Berikut ini simbol-simbol yang digunakan dalam shell prompt.</p>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Karakter</strong></td>
<td><strong>Arti</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\a</strong></td>
<td>Karakter bell ASCII (07)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\d</strong></td>
<td>Tanggal dalam format "Weekday Month Date"</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\e</strong></td>
<td>Karakter escape ASCII (033)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\h</strong></td>
<td>Hostname hingga tanda '.'</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\H</strong></td>
<td>Hostname lengkap dengan domainnya</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\n</strong></td>
<td>Baris baru (newline)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\r</strong></td>
<td>Carriage return</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\s</strong></td>
<td>Nama shell</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\t</strong></td>
<td>Waktu dalam format 24 jam</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\T</strong></td>
<td>Waktu dalam format 12 jam</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\@</strong></td>
<td>Waktu dalam format 12 jam am/pm</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\u</strong></td>
<td>Username dari current user</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\v</strong></td>
<td>Versi bash</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\V</strong></td>
<td>Release bash</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\w</strong></td>
<td>Current working directory</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\W</strong></td>
<td>Current working directory lengkap dari /</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\!</strong></td>
<td>Nomor history dari perintah</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\#</strong></td>
<td>Nomor perintah</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\$</strong></td>
<td>Jika root ditampilkan #, jika user biasa ditampilkan $</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\nnn</strong></td>
<td>Karakter yang sesuai dengan nomor oktal nnn</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\\</strong></td>
<td>Backslash</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\[</strong></td>
<td>Mulai sequence of non-printing character</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>\]</strong></td>
<td>Akhir sequence of non-printing character</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Warna Prompt</strong></p>
<p>Kita bisa mewarnai prompt sesuai dengan selera kita menggunakan <em>sequence of non-printing characters</em> berupa kode-kode warna seperti tabel berikut ini:</p>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td>Warna</td>
<td>Kode</td>
<td>Warna</td>
<td>Kode</td>
</tr>
<tr>
<td>Black</td>
<td>0;30m</td>
<td>Dark Gray</td>
<td>1;30m</td>
</tr>
<tr>
<td>Blue</td>
<td>0;34m</td>
<td>Light Blue</td>
<td>1;34m</td>
</tr>
<tr>
<td>Green</td>
<td>0;32m</td>
<td>Light Green</td>
<td>1;32m</td>
</tr>
<tr>
<td>Cyan</td>
<td>0;36m</td>
<td>Light Cyan</td>
<td>1;36m</td>
</tr>
<tr>
<td>Red</td>
<td>0;31m</td>
<td>Light Red</td>
<td>1;31m</td>
</tr>
<tr>
<td>Purple</td>
<td>0;35m</td>
<td>Light Purple</td>
<td>1;35m</td>
</tr>
<tr>
<td>Brown</td>
<td>0;33m</td>
<td>Yellow</td>
<td>1;33m</td>
</tr>
<tr>
<td>Light Gray</td>
<td>0;37m</td>
<td>White</td>
<td>1;37m</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em>Sequence of non-printing characters</em> dimulai dengan tanda <strong>\[</strong> dan <strong>\033[</strong> dan diakhiri dengan tanda <strong>\].</strong> Misalnya, jika kita ingin menampilkan user dan hostname pada prompt dengan warna biru, gunakan perintah berikut ini pada prompt:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-108">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #007800;">PS1=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\[</span><span style="color: #000099; font-weight: bold;">\0</span>33[1;34m<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\]</span><span style="color: #000099; font-weight: bold;">\u</span>@h<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\[</span><span style="color: #000099; font-weight: bold;">\0</span>33[0m<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\]</span> <span style="color: #000099; font-weight: bold;">\w</span> <span style="color: #000099; font-weight: bold;">\$</span> &quot;</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/modifikasi-shell-prompt/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bourne Again SHell</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/bourne-again-shell</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/bourne-again-shell#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2008 10:23:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Bash (Bourne Again SHell) adalah sebuah shell interpreter yaitu program yang bertugas untuk menerjemahkan segala sesuatu yang kita ketikkan pada prompt terminal. Bash merupakan turunan dari shell Bourne (sh) dan merupakan standard shell di Linux.
Berikut ini beberapa fitur yang dimiliki oleh Bash:

Command completion
Pengeditan perintah
History


Command Completion
Fitur ini memungkinkan kita untuk mengetik beberapa karakter dari perintah program [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bash</strong> (<em>Bourne Again SHell</em>) adalah sebuah <em>shell interpreter</em> yaitu program yang bertugas untuk menerjemahkan segala sesuatu yang kita ketikkan pada prompt terminal. Bash merupakan turunan dari <em>shell Bourne</em> (<strong>sh</strong>) dan merupakan standard shell di Linux.</p>
<p>Berikut ini beberapa fitur yang dimiliki oleh Bash:</p>
<ol>
<li><em>Command completion</em></li>
<li>Pengeditan perintah</li>
<li><em>History</em></li>
</ol>
<p><span id="more-18"></span></p>
<p><strong>Command Completion</strong></p>
<p>Fitur ini memungkinkan kita untuk mengetik beberapa karakter dari perintah program dan memerintahkan Bash untuk melengkapinya, tentu saja apabila perintah yang kita ketikkan tersebut terdapat pada komputer.</p>
<p>Misalnya kita ingin menjalankan perintah <strong>xterm</strong>. Dengan Bash, cukup kita ketik huruf pertama dari perintah tersebut yaitu <strong>x</strong>, lalu tekan tombol <strong>[TAB]</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-112">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ x<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span>TAB<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span><br />
Display all <span style="color: #000000;">117</span> possibilities? <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#40;</span>y or n<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#41;</span><br />
x11perf &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;xmessage<br />
x11perfcomp &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;xmkmf<br />
<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">xargs</span> &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;xml2po<br />
...</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Jika tidak ada respon sama sekali tekan tombol TAB sebanyak dua kali. Apabila perintah yang huruf depannya x jumlahnya cukup banyak akan muncul tampilan seperti di atas. Ketikkan lagi huruf kedua dari <strong>xterm</strong>, yaitu huruf <strong>t</strong>, lalu tekan lagi TAB, maka perintah yang lebih spesifik akan ditampilkan.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-113">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ xt<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span>TAB<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span><br />
xterm &nbsp; &nbsp; &nbsp; xtrapin &nbsp; &nbsp; xtrapout &nbsp; &nbsp;xtrapreset<br />
xtrapchar &nbsp; xtrapinfo &nbsp; xtrapproto &nbsp;xtrapstats<br />
bowo@sorsawo:~$ xt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Ketikkan lagi huruf ketiga yaitu <strong>e</strong>, lalu tekan lagi TAB maka perintah yang dimaksud akan langsung dilengkapi.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-114">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ xte<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#91;</span>TAB<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#93;</span><br />
bowo@sorsawo:~$ xterm</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Jika sampai huruf ketiga perintah yang kita maksud belum dilengkapi, coba teruskan sampai huruf keempat, demikian seterusnya, atau tekan tombol [TAB] sebanyak dua kali.</p>
<p><strong>Pengeditan Perintah</strong></p>
<p>Dengan Bash, kita dapat mengedit suatu baris perintah cukup dengan tombol panah kiri dan panah kanan pada keyboard. Setelah selesai mengedit, kita dapat langsung menekan tombol <strong>[ENTER]</strong> untuk menjalankan perintah tersebut.</p>
<p><strong>History</strong></p>
<p>Dengan Bash, kita dapat memanggil kembali perintah-perintah yang pernah kita ketikkan sebelumnya dengan menggunakan tombol panah atas dan panah bawah pada keyboard. Setelah menemukan perintah yang dimaksud, kita dapat langsung menekan tombol <strong>[ENTER]</strong> untuk menjalankan perintah itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/bourne-again-shell/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Linux Command Line - Bagian 2</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/linux-command-line-bagian-2</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/linux-command-line-bagian-2#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 10:20:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin kita sudah membahas apa itu Linux command line. Sekarang saatnya kita membahas beberapa contoh pemakaian Linux command line untuk melakukan administrasi sistem yang berkaitan dengan file dan direktori.
Melihat Isi Direktori
Untuk melihat isi suatu direktori, gunakan perintah ls. Misalnya:


bowo@sorsawo:~$ ls



Untuk melihat suatu direktori tertentu, gunakan perintah ls dengan parameter nama direktori itu, misalnya:


bowo@sorsawo:~$ ls /usr




Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin kita sudah membahas apa itu <em><a title="Apa Itu Linux Command Line" href="http://www.sorsawo.com/journal/linux-command-line-bagian-1">Linux command line</a></em>. Sekarang saatnya kita membahas beberapa contoh pemakaian <em>Linux command line</em> untuk melakukan administrasi sistem yang berkaitan dengan file dan direktori.</p>
<p><strong>Melihat Isi Direktori</strong></p>
<p>Untuk melihat isi suatu direktori, gunakan perintah <strong>ls</strong>. Misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-134">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Untuk melihat suatu direktori tertentu, gunakan perintah <strong>ls</strong> dengan parameter nama direktori itu, misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-135">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> /usr</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><span id="more-17"></span></p>
<p>Untuk melihat tampilan direktori secara lengkap meliputi semua atribut file dan direktori yang ada di dalamnya, gunakan perintah ls dengan opsi <strong>-l</strong>, misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-136">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">ls</span> -l /usr/bin</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang cara melihat isi suatu direktori gunakan perintah <strong>man ls</strong>.</p>
<p><strong>Membuat Direktori</strong></p>
<p>Untuk membuat direktori baru gunakan perintah <strong>mkdir</strong>. Misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-137">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">mkdir</span> data</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas akan membuat direktori data pada <em>current directory</em> (/home/bowo). Perintah berikut akan membuat direktori <strong>data1</strong> pada direktori /home/bowo/data, asal <strong>data</strong> telah terdapat pada direktori /home/bowo.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-138">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">mkdir</span> /home/bowo/data/data1</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Kita bisa menggunakan perintah berikut yang akan secara otomatis membuat semua direktori yang diperlukan dalam rangka membuat direktori <strong>data1</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-139">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">mkdir</span> -p /home/bowo/data/data1</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah berikut akan secara otomatis membuat direktori <strong>data1</strong>, <strong>data2</strong>, dan <strong>data3</strong> secara sekaligus pada <em>current directory</em>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-140">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">mkdir</span> data1 data2 data3</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Menghapus File atau Direktori</strong></p>
<p>Untuk menghapus file atau direktori, gunakan perintah <strong>rm</strong>. Misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-141">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">rm</span> data.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas akan menghapus file <strong>data.txt</strong> pada <em>current directory</em>. Perintah berikut akan menghapus direktori <strong>data</strong> yang terletak pada <em>current directory</em> beserta seluruh isinya.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-142">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">rm</span> -r data</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Mencari File</strong></p>
<p>Untuk mencari lokasi suatu file, kita bisa menggunakan perintah <strong>find</strong>. Sintaks perintah <strong>find</strong> secara umum adalah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-143">
<div class="bash" style="font-family: monospace;"><span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">find</span> &lt;direktori&gt; &lt;option&gt; &lt;aksi&gt;</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Dimana <em>option</em> dapat berupa:</p>
<ul>
<li><strong>-name pola</strong>, untuk mencari suatu file dengan nama mirip dengan pola tertentu</li>
<li><strong>-perm mode</strong>, untuk mencari suatu file dengan atribut mode tertentu</li>
<li><strong>-size n[bckw]</strong>, untuk mencari suatu file dengan ukuran <strong>n</strong> kali 512 blok (jika digunakan <strong>nb</strong>), <strong>n</strong> byte (jika digunakan <strong>nc</strong>), <strong>n</strong> kilobyte (jika digunakan <strong>nk</strong>), atau <strong>n</strong> kali 2 byte word (jika digunakan <strong>nw</strong>)</li>
</ul>
<p>Aksi dapat berupa:</p>
<ul>
<li><strong>-print</strong>, untuk menampilkan hasil pencarian ke layar</li>
<li><strong>-printf</strong>, untuk menampilkan hasil pencarian ke layar dengan pemformatan tertentu</li>
<li><strong>-exec</strong>, untuk menjalankan perintah dengan argumen hasil pencarian dari <strong>find</strong></li>
</ul>
<p><strong>Contoh:</strong></p>
<p>Untuk mencari file dimulai dari suatu direktori tertentu misalnya <em>/usr</em>, gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-144">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">find</span> /usr -name musik -print</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Untuk mencari file-file yang mempunyai atribut 755 dimulai dari root direktori, gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-145">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">find</span> / -perm <span style="color: #000000;">755</span> -print</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Untuk mencari suatu file dan langsung menjalankan suatu program pada file tersebut, gunakan perintah <strong>find</strong> dengan aksi <strong>-exec</strong>, misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-146">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">find</span> /etc -name <span style="color: #ff0000;">'rc*'</span> -<span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">exec</span> <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">more</span> <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#123;</span><span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">&#125;</span> \;</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Melihat Isi File Teks</strong></p>
<p>Untuk melihat isi suatu file teks, kita bisa menggunakan perintah <strong>cat</strong> maupun <strong>more</strong>. Misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-147">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">more</span> data.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Membuat File Baru</strong></p>
<p>Kita bisa membuat file teks baru dengan hanya menggunakan perintah <strong>cat</strong> dan melakukan <em>redirect</em> dari standard input (<em>keyboard</em>) ke file.</p>
<p>Misalnya untuk membuat file <strong>data.txt</strong>, gunakan perintah sebagai berikut:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-148">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> &gt; data.txt<br />
ketikkan isi <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">file</span> di sini lalu akhiri dengan menekan tombol Ctrl dan D secara bersamaan</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Cara lain untuk membuat file baru adalah dengan editor teks misalnya <strong>vi</strong>.</p>
<p><strong>Mengkopi File atau Direktori</strong></p>
<p>Untuk mengkopi file atau direktori, gunakan perintah <strong>cp</strong>. Misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-149">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cp</span> data.txt data2.txt</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah diatas akan mengkopi file <strong>data.txt</strong> ke file <strong>data2.txt</strong>. Perintah berikut akan mengkopi direktori <strong>data</strong> yang terletak pada direktori <strong>/usr</strong> dan seluruh isinya ke direktori sekarang.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-150">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cp</span> -R /usr/data .</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Memindahkan File</strong></p>
<p>Untuk memindahkan file ke lokasi lain gunakan perintah <strong>mv</strong>. Misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-151">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">mv</span> data1.txt /usr/data</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Mencetak File</strong></p>
<p>Untuk mencetak file teks ke printer default, gunakan perintah:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-152">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">cat</span> namafile.txt | <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">lpr</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/linux-command-line-bagian-2/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
