<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Sorsawo Journal &#187; GNOME</title>
	<atom:link href="http://www.sorsawo.com/journal/category/gnome/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sorsawo.com/journal</link>
	<description>Sorsawo Journal, Wahana Belajar Linux dan Open Source Software</description>
	<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 16:55:40 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Menginstall Login Screen Themes di Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-login-screen-themes-di-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-login-screen-themes-di-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 23:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[GNOME]]></category>

		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-login-screen-themes-di-ubuntu</guid>
		<description><![CDATA[Bosan dengan tampilan Login di Ubuntu? Tidak perlu bingung. Ganti saja dengan yang baru. Beres kan? Seperti halnya desktop themes, menginstall login screen themes di Ubuntu pun sangat mudah.
Ada banyak sekali themes yang bisa kita download dari Internet. Salah satu situs yang menyediakan themes secara gratis adalah Art.gnome.org. Anda bisa mendownload themes yang Anda sukai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bosan dengan tampilan Login di Ubuntu? Tidak perlu bingung. Ganti saja dengan yang baru. Beres kan? Seperti halnya <em><a title="Menginstall Desktop Themes di Ubuntu" href="http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu">desktop themes</a></em>, menginstall <em>login screen themes</em> di Ubuntu pun sangat mudah.</p>
<p>Ada banyak sekali <em>themes</em> yang bisa kita download dari Internet. Salah satu situs yang menyediakan themes secara gratis adalah <a title="GNOME Art" href="http://art.gnome.org/" target="_blank">Art.gnome.org</a>. Anda bisa mendownload themes yang Anda sukai dari situs tersebut.</p>
<p><span id="more-149"></span></p>
<p>Nah, setelah themes tersebut kita download (biasanya didistribusikan dengan format tarbal), kita bisa menginstallnya di komputer kita.</p>
<p>Caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Klik menu <strong>System &gt; Administration &gt; Login Screen</strong>.</li>
<li>Klik button <strong>Add</strong> untuk menginstall themes baru (lihat gambar di bawah ini).
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/gdm.png" alt="Menginstall Login Screen Themes di Ubuntu" /></li>
<li>Klik button <strong>Install</strong> pada jendela konfirmasi.</li>
<li>Untuk mengganti themes yang baru, pilih dari daftar themes yang ditampilkan di situ.</li>
<li>Selesai.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-login-screen-themes-di-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menginstall Desktop Themes di Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 17:10:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[GNOME]]></category>

		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terlalu sulit untuk menginstall themes di Linux Ubuntu (GNOME). Ada sebuah aplikasi yang membuat proses instalasi tersebut menjadi lebih mudah yaitu Theme Preferences.
Istilah themes bisa diartikan sebagai interface GUI yang bisa dikustomisasi (meliputi ikon, sound, wallpaper, screensaver, dsb) dan biasanya didistribusikan dengan format tarbal (.tar, .tar.gz, .tgz, .tar.bz, dsb).

Khusus untuk desktop GNOME ada situs [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak terlalu sulit untuk menginstall themes di Linux Ubuntu (GNOME). Ada sebuah aplikasi yang membuat proses instalasi tersebut menjadi lebih mudah yaitu <strong>Theme Preferences</strong>.</p>
<p>Istilah themes bisa diartikan sebagai interface GUI yang bisa dikustomisasi (meliputi ikon, sound, wallpaper, screensaver, dsb) dan biasanya didistribusikan dengan format tarbal (.tar, .tar.gz, .tgz, .tar.bz, dsb).</p>
<p><span id="more-144"></span></p>
<p>Khusus untuk desktop GNOME ada situs yang menyediakan koleksi themes yang cukup lengkap dan gratis. Alamatnya di <a href="http://gnome-look.org/">http://gnome-look.org</a>.</p>
<p>Cara menginstall desktop themes di Ubuntu adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Klik menu<strong> System &gt; Preferences &gt; Theme</strong>.</li>
<li>Akan ditampilkan aplikasi <strong>Theme Preferences</strong> seperti gambar berikut.
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/theme.png" alt="Menginstall Desktop Themes di Ubuntu" /></li>
<li>Klik button <strong>Install Theme</strong>.</li>
<li>Klik <strong>Browse</strong> lalu cari lokasi theme yang sudah Anda download (dalam format tarbal).</li>
<li>Klik <strong>Install</strong>.</li>
<li>Selesai.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat File Arsip Dengan File Roller</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/membuat-file-arsip-dengan-file-roller</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/membuat-file-arsip-dengan-file-roller#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 16:10:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[GNOME]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[
Pada artikel yang lalu kita telah membahas cara membuat file arsip dengan menggunakan perintah Linux berbasis teks (Linux command line). Masih ada cara lain yang lebih mudah yaitu dengan aplikasi Archive Manager.
Aplikasi Archive Manager yang akan kita bahas pada artikel ini adalah File Roller, yaitu aplikasi Archive Manager untuk desktop GNOME. Distro Linux yang kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/file-roller.png" alt="Membuat File Arsip Dengan File Roller" /></p>
<p>Pada artikel yang lalu kita telah membahas cara membuat file arsip dengan menggunakan perintah Linux berbasis teks (<em>Linux command line</em>). Masih ada cara lain yang lebih mudah yaitu dengan aplikasi <strong>Archive Manager</strong>.</p>
<p>Aplikasi Archive Manager yang akan kita bahas pada artikel ini adalah <strong>File Roller</strong>, yaitu aplikasi Archive Manager untuk desktop GNOME. Distro Linux yang kita gunakan adalah Ubuntu dimana secara default aplikasi ini sudah terinstall ketika kita menginstall distro tersebut.</p>
<p><span id="more-25"></span></p>
<p>Tipe arsip yang didukung oleh File Roller antara lain:</p>
<ul>
<li>Tar (<em>.tar</em>) atau kompresi dengan gzip (<em>.tar.gz, .tgz</em>), bzip (<em>.tar.bz, .tbz</em>), bzip2 (<em>.tar.bz2, .tbz2</em>), compress (<em>.tar.Z, .taz</em>), lzop (<em>.tar.lzo, .tzo</em>)</li>
<li>Zip (<em>.zip</em>)</li>
<li>Jar (<em>.jar, .ear, .war</em>)</li>
<li>Lha (<em>.lzh</em>)</li>
<li>Rar (<em>.rar</em>)</li>
<li>Zoo (<em>.zoo</em>)</li>
<li>Arj (<em>.arj</em>)</li>
<li>AR (<em>.ar</em>)</li>
<li>Debian (<em>.deb</em>) (read-only mode)</li>
<li>RPM (<em>.rpm</em>) (read-only mode)</li>
<li>7-zip (<em>.7z</em>)</li>
<li>File ISO (<em>.iso</em>) (read-only mode)</li>
<li>Stuffit (<em>.bin, .sit</em>)</li>
</ul>
<p><strong>Menjalankan Aplikasi File Roller</strong></p>
<p>Untuk menjalankan aplikasi File Roller, caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Klik <strong>Applications</strong> -&gt; <strong>Accessories</strong> -&gt; <strong>Archive Manager</strong>, atau</li>
<li>Tekan tombol <strong>Alt+F2</strong> lalu ketikkan <strong>file-roller</strong></li>
</ul>
<p><strong>Membuat Arsip</strong></p>
<p>Untuk membuat file arsip, caranya sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Klik tombol <strong>New</strong> di toolbar untuk menampilkan kotak <strong>dialog New</strong>.</li>
<li>Ketikkan nama file yang akan kita buat dan pilih tipe arsip pada pilihan <strong>Archive Type</strong>.</li>
<li>Klik tombol <strong>New</strong> pada pojok kanan bawah.</li>
<li>Untuk memasukkan file atau direktori ke dalam arsip yang kita buat, klik tombol <strong>Add</strong></li>
<li>Pilih file atau direktori yang akan kita tambahkan beserta opsi-opsi yang ditampilkan</li>
<li>Setelah selesai klik <strong>OK</strong></li>
</ul>
<p><strong>Membuka Arsip</strong></p>
<p>Untuk membuka file arsip caranya sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Klik tombol <strong>Open</strong> pada toolbar untuk menampilkan kotak <strong>dialog Open</strong></li>
<li>Pilih file arsip yang dimaksud lalu klik tombol <strong>Open</strong> pada pojok kanan bawah</li>
<li>Kita bisa menambah atau menghapus file di arsip dengan menu <strong>Edit</strong></li>
</ul>
<p><strong>Mengekstrak Arsip</strong></p>
<p>Untuk mengekstrak file arsip, caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Klik tombol <strong>Open</strong> pada toolbar untuk menampilkan kotak <strong>dialog Open</strong></li>
<li>Pilih file arsip yang dimaksud lalu klik tombol <strong>Open</strong> pada pojok kanan bawah</li>
<li>Klik tombol <strong>Extract</strong> pada toolbar untuk menampilkan kotak <strong>dialog Extract</strong></li>
<li>Tentukan opsi-opsi yang diinginkan pada kotak dialog tersebut</li>
<li>Setelah selesai klik tombol <strong>Extract</strong> pada pojok kanan bawah</li>
</ul>
<p>Mudah bukan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/membuat-file-arsip-dengan-file-roller/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>KDE vs GNOME</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/kde-vs-gnome</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/kde-vs-gnome#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 15:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[GNOME]]></category>

		<category><![CDATA[KDE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Tampilan GUI di Linux tidak kalah menarik bila dibandingkan dengan sistem operasi lain. Bahkan bisa dikatakan kualitasnya lebih baik dan pilihannya pun lebih banyak. Mengapa demikian?
Ada banyak desktop manager yang bisa kita pakai di Linux. Diantaranya yang cukup populer adalah KDE dan GNOME. Kedua desktop manager ini memiliki ciri khas sendiri-sendiri.
KDE maupun GNOME keduanya merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tampilan GUI di Linux tidak kalah menarik bila dibandingkan dengan sistem operasi lain. Bahkan bisa dikatakan kualitasnya lebih baik dan pilihannya pun lebih banyak. Mengapa demikian?</p>
<p>Ada banyak <em>desktop manager</em> yang bisa kita pakai di Linux. Diantaranya yang cukup populer adalah <strong>KDE</strong> dan <strong>GNOME</strong>. Kedua <em>desktop manager</em> ini memiliki ciri khas sendiri-sendiri.</p>
<p>KDE maupun GNOME keduanya merupakan proyek Free Software dan bisa didownload secara gratis dari website masing-masing.</p>
<p><span id="more-22"></span></p>
<p><strong>KDE (K Desktop Environment)</strong></p>
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/kde_konqi1.png" alt="KDE Konqi" /></p>
<p>KDE adalah proyek Free Software yang dikembangkan oleh komunitas programmer yang tergabung dalam <em><a title="Website resmi KDE Project" href="http://www.kde.org" target="_blank">KDE Group</a></em>. Ciri khas dari KDE adalah logo yang berbentuk <em>gear</em> dan huruf &#8220;<strong>K</strong>&#8220;. <em>Konqi</em> (lihat gambar di atas) dan <em>Katie</em> adalah nama maskot resmi dari KDE.</p>
<p>Proyek KDE bertujuan untuk menyediakan lingkungan desktop yang dapat digunakan di platform UNIX dan sistem yang kompatibel dengannya. Desktop KDE dibangun dengan library Qt, sebuah toolkit untuk mengembangkan aplikasi GUI dari Trolltech.</p>
<p>Di dalam paket desktop KDE terdapat banyak aplikasi, diantaranya:</p>
<ul>
<li><strong>Konqueror</strong>: sebuah aplikasi file manager sekaligus web browser</li>
<li><strong>KDE Graphics</strong>: aplikasi grafis yang meliputi antara lain KDVI, KGhostview, KPaint, KFax, dan lain-lain</li>
<li><strong>KDE Multimedia</strong>: aplikasi multimedia (KMidi, KSCD, dll)</li>
<li><strong>KDE Games</strong>: program aplikasi untuk permainan</li>
<li><strong>KOffice</strong>: aplikasi bisnis dan perkantoran</li>
<li><strong>KDevelop</strong>: IDE untuk pengembangan aplikasi berbasis C/C++</li>
<li><strong>KDE Pim</strong> dan masih banyak lagi yang lain.</li>
</ul>
<p><strong>GNOME (GNU Object Model Environment)</strong></p>
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/gnome.png" alt="GNOME" /></p>
<p>Salah satu ciri khas dari desktop GNOME adalah adanya logo telapak kaki seperti pada gambar di atas. GNOME dikembangkan oleh kelompok programmer yang tergabung dalam komunitas <a title="Website resmi GNOME Project" href="http://www.gnome.org" target="_blank">GNOME Project</a>.</p>
<p>GNOME dibangun dengan library GTK (<em>GIMP ToolKit</em>), sebuah toolkit yang pada awalnya khusus dikembangkan untuk software GIMP (<em>GNU Image Manipulation Program</em>).</p>
<p>Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan oleh komunitas GNOME Project antara lain:</p>
<ul>
<li><strong>Nautilus</strong>: suatu aplikasi file manager</li>
<li><strong>Epiphany</strong>: aplikasi web browser</li>
<li><strong>Evolution</strong>: aplikasi groupware</li>
<li><strong>GIMP</strong>: aplikasi untuk manipulasi grafis</li>
<li><strong>Gnumeric</strong>: aplikasi spreadsheat</li>
<li><strong>Galeon</strong>, dan masih banyak lagi yang lainnya</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/kde-vs-gnome/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
