Linux dan software open source seringkali dikaitkan dengan harga. Meskipun Linux itu bisa kita peroleh (download) secara bebas dari Internet, bukan berarti Linux dan software open source lainnya itu gratis.
Makna gratis sebenarnya tidak tepat jika dipakai untuk menerjemahkan istilah free software. Lebih tepat jika kita menggunakan istilah bebas (freedom).
Konsep free software sendiri mempunyai beberapa pengertian, yaitu:
- Kita mempunyai kebebasan untuk menjalankan program dengan berbagai keperluan.
- Kita mempunyai kebebasan untuk merubah program sesuai kebutuhan, di mana kita diperbolehkan untuk mengakses source code dari program yang dijalankan.
- Kita mempunyai kebebasan untuk mendistribusikan program secara cuma-cuma atau harus bayar sejumlah uang.
- KIta mempunyai kebebasan untuk menyebarkan versi yang sudah kita ubah sehingga seluruh pengguna bisa merasakan manfaatnya.
Baca selengkapnya
Linux tidak mengenal istilah drive seperti pada DOS atau Windows. Pada sistem operasi DOS/Windows ada istilah drive A:, drive B:, drive C:, dan seterusnya. Anda tidak akan menemukan istilah tersebut di Linux.
Linux mempunyai metode yang berbeda dalam sistem penamaan filenya.
Everything is File
Linux menggunakan sistem hirarki dan penyatuan yang memperlakukan semua file, direktori, dan device driver (termasuk disk drive, floppy disk, dan CD-ROM drive) sebagai file. Di Linux/UNIX terminologi ini dikenal dengan istilah Everything is file.
Sistem file di Linux menyerupai struktur tree (pohon yang dibalik, akarnya di atas, cabangnya di bawah). Struktur itu bertumpu pada sebuah tempat yang disebut root (akar), ditandai dengan garis miring “/”.
Segala sesuatu yang ada pada struktur file Linux/UNIX hanya dapat berupa file atau direktori. Direktori mirip dengan sebuah map yang berisi file maupun direktori lainnya. Direktori yang berada pada direktori lain disebut child (anak) dari direktori itu. Direktori dalam hirarki ini dapat memiliki banyak “anak,” tapi hanya bisa memiliki satu “orang tua”.
Baca selengkapnya
Pada sistem operasi Linux ada tiga konsep yang berkaitan dengan Graphical User Interface (GUI). Ketiga konsep tersebut adalah X Window System, Window Manager, dan Desktop Environment.
X Window System
X Window System atau yang lebih dikenal dengan istilah X11 adalah fasilitas Graphical User Interface pada Linux/UNIX yang memiliki sifat transparan terhadap jaringan.
Seperti halnya UNIX dan MS-DOS, Linux adalah sistem operasi yang berbasis teks. Namun demikian dengan adanya X Window System ini kita bisa menjalankan aplikasi berbasis grafis di Linux.
Prinsip kerja X Window System menggunakan model komunikasi client-server. Dalam terminologi ini, terminal user berperan sebagai “server” (disebut dengan X-Server), sedangkan program aplikasi berperan sebagai “client” (disebut dengan X-Client).
Komunikasi antara program “server” dan “client” bersifat transparan terhadap jaringan. Artinya kedua program tersebut bisa berada dalam satu mesin komputer namun bisa juga terpisah dalam suatu jaringan internet maupun intranet.
Baca selengkapnya
Begitu banyak perangkat lunak yang bisa dijalankan di sistem operasi Linux. Ada yang komersial dan ada pula yang bisa kita download secara bebas dari Internet. Mungkin sudah tidak terhitung lagi ada berapa aplikasi di Linux itu.
Sebagian besar aplikasi di Linux merupakan software open source. Namun tidak menutup kemungkinan untuk menjalankan software closed-source seperti MS Office di Linux. Saat ini sudah banyak vendor yang memporting aplikasinya agar bisa dijalankan di Linux.
Berikut ini sebagian perangkat lunak yang bisa dijalankan di Linux.
Aplikasi Bisnis dan Perkantoran
- OpenOffice, aplikasi office yang lengkap, meliputi word processing, spreadsheet, presentation, equation editing dan program untuk menggambar.
- Abiword, aplikasi word processing yang mirip dengan Microsoft Word.
- Gnumeric, aplikasi spreadsheet untuk desktop GNOME.
- KOffice, aplikasi office yang dikembangkan untuk desktop KDE.
- Evolution, aplikasi kalender, email dan buku alamat yang terintegrasi dengan desktop GNOME.
Aplikasi Grafis
- GIMP, aplikasi untuk memanipulasi gambar, mirip dengan Adobe Photoshop.
- Inkscape, aplikasi untuk menggambar grafik vektor, mirip dengan Corel Draw.
- Blender, aplikasi untuk membuat model 3 dimensi, animasi, rendering dan komposisi.
- XFig, tool untuk menggambar secara interaktif.
- Dia, aplikasi untuk menggambar diagram
Baca selengkapnya
Tahukah Anda apa itu Linux?
Linux adalah sistem operasi komputer mirip UNIX yang merupakan implementasi independen dari POSIX, meliputi true-multitasking, virtual-memory, shared-libraries, demand-loading, memory-management yang baik dan bersifat multiuser.
Pada awalnya Linux adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinki, Finlandia. Linus mendapatkan inspirasi dari sebuah sistem operasi kecil (yang merupakan turunan dari UNIX), yang dikenal dengan nama Minix.
Dengan bantuan para pakar UNIX dan programmer di Internet, Linux berkembang menjadi sistem operasi yang lengkap, kompleks, stabil, dan aman (secure).
Linux didistribusikan di bawah lisensi GNU General Public License. Ini artinya kita bisa mendapatkan source code Linux secara bebas. Linux memiliki banyak kelebihan sehingga banyak digunakan untuk komputer desktop maupun server.
Baca selengkapnya