Linux mempunyai sebuah perintah yang bisa kita pakai untuk mengetahui detail semua proses yang sedang berjalan pada komputer kita. Perintah tersebut adalah ps. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:

Pada contoh di atas terlihat bahwa output dari perintah ps adalah tabel yang terdiri dari beberapa field.
Baca selengkapnya
Pada awalnya Linux memang dirancang sebagai sistem operasi jaringan. Oleh karena itu tidak heran jika banyak sekali program yang berjalan di background (tidak terlihat di layar monitor). Program seperti itu disebut dengan daemon. Di Windows kita biasa menyebutnya dengan istilah service.
Jadi walaupun sepintas tidak ada aktivitas program di layar monitor, tapi sebenarnya komputer tetap menjalankan beberapa program di background. Misalnya saja httpd untuk webserver atau ftpd untuk FTP server.
Di Ubuntu ada sebuah program utility yang bisa kita pakai untuk mengontrol daemon, yaitu sysvconfig. Akan tetapi program ini belum terinstall secara default, jadi kita harus menginstall-nya secara manual apabila ingin memakainya.
Baca selengkapnya
Pengarsipan adalah suatu cara untuk menggabungkan beberapa file individual dan direktori menjadi sebuah file tunggal. Cara ini biasanya dipakai untuk keperluan backup file.
Ada tiga utilitas pengarsipan yang biasa kita temui di berbagai distribusi Linux, yaitu tar, gzip, dan bzip2.
TAR
Tar merupakan singkatan dari Tape Archive. Pada awalnya tar dibuat untuk melakukan backup file pada media penyimpan yang berupa tape, tetapi sekarang bisa juga dipakai untuk membuat file tar untuk media lainnya.
File yang dihasilkan oleh utilitas tar ini berupa sebuah file tarball dengan ekstensi .tar. File ini berisi sejumlah file dan direktori yang digabungkan menjadi satu. Tidak ada kompresi pada format tar ini, sehingga ukuran file yang dihasilkan sama dengan ukuran gabungan file-file penyusunnya.
Baca selengkapnya
Terkadang kita tidak ingin isi direktori yang berisi gambar atau file penting lain di website kita bisa dilihat oleh orang lain melalui browser. Lalu bagaimana caranya?

Kita bisa menyembunyikan isi direktori dengan cara membuat file bernama index.html dan meletakkannya pada direktori tersebut. Ini adalah cara yang paling mudah.
Cara lainnya adalah dengan file .htaccess. File .htaccess tersebut harus diletakkan pada direktori yang dimaksud.
Baca selengkapnya