<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Sorsawo Journal &#187; Ubuntu</title>
	<atom:link href="http://www.sorsawo.com/journal/category/ubuntu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sorsawo.com/journal</link>
	<description>Sorsawo Journal, Wahana Belajar Linux dan Open Source Software</description>
	<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 16:55:40 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Mengakses Flashdisk Secara Aman</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/mengakses-flashdisk-secara-aman</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/mengakses-flashdisk-secara-aman#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 07:33:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hardware]]></category>

		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Tidak seperti distro Linux lainnya, pada Ubuntu kita bisa mengakses flashdisk dengan cara yang sangat mudah. Kita tinggal menancapkan flashdisk pada port USB dan selanjutnya Ubuntu akan mendeteksinya dengan cepat.
Apabila Ubuntu berhasil mengenali flashdisk yang kita tancapkan biasanya akan langsung muncul tampilan File Manager (Nautilus). Selain itu pada desktop akan muncul ikon seperti gambar di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak seperti distro Linux lainnya, pada Ubuntu kita bisa mengakses flashdisk dengan cara yang sangat mudah. Kita tinggal menancapkan flashdisk pada port USB dan selanjutnya Ubuntu akan mendeteksinya dengan cepat.</p>
<p>Apabila Ubuntu berhasil mengenali flashdisk yang kita tancapkan biasanya akan langsung muncul tampilan File Manager (Nautilus). Selain itu pada desktop akan muncul ikon seperti gambar di bawah ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-224" title="Mengakses Flashdisk" src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/05/mount-flashdisk.jpg" alt="Mengakses Flashdisk" width="100" height="100" /></p>
<p><span id="more-220"></span></p>
<p>Memang agak berbeda jika dibandingkan dengan sistem operasi Windows. Pada Windows ikon flashdisk munculnya di pojok kanan taskbar. Apabila kita telah selesai menggunakannya, kita tidak boleh langsung mencabutnya dari port USB.</p>
<p>Berikut ini langkah yang perlu kita lakukan sebelum mencabut flashdisk.</p>
<ul>
<li>Pertama, klik kanan ikon flashdisk pada desktop hingga muncul tampilan menu seperti gambar di bawah ini.
<p><img class="alignnone size-full wp-image-225" title="unmount-flashdisk" src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/05/unmount-flashdisk.jpg" alt="unmount-flashdisk" width="160" height="273" /></li>
<li>Klik menu <strong>Unmount Volume</strong>.</li>
</ul>
<p>Nah, selanjutnya kita sudah bisa mencabut flashdisk dari port USB dengan aman.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/mengakses-flashdisk-secara-aman/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Praktis Menjalankan Program di Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/cara-praktis-menjalankan-program-di-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/cara-praktis-menjalankan-program-di-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 06:33:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Pada umumnya kita menjalankan program aplikasi di Ubuntu Linux melalui panel menu yang terletak di bagian atas desktop seperti gambar di bawah ini.

Sebenarnya cara tersebut kurang praktis dan terlalu lama. Mengapa demikian? Karena kita harus mencari-cari program aplikasi yang akan kita jalankan tersebut di deretan menu yang jumlahnya cukup banyak.

Ada cara lain yang lebih praktis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada umumnya kita menjalankan program aplikasi di Ubuntu Linux melalui panel menu yang terletak di bagian atas desktop seperti gambar di bawah ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-223" title="Panel Menu Ubuntu" src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/05/panel-menu.jpg" alt="Panel Menu Ubuntu" width="362" height="25" /></p>
<p>Sebenarnya cara tersebut kurang praktis dan terlalu lama. Mengapa demikian? Karena kita harus mencari-cari program aplikasi yang akan kita jalankan tersebut di deretan menu yang jumlahnya cukup banyak.</p>
<p><span id="more-219"></span></p>
<p>Ada cara lain yang lebih praktis dan lebih cepat, yaitu melalui kotak dialog <strong>Run Application</strong>.</p>
<p>Caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Tekan kombinasi tombol keyboard <strong>Alt+F2</strong> untuk membuka kotak dialog <strong>Run Application</strong>. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.
<p><img class="alignnone size-full wp-image-221" title="Run Application" src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/05/run-application.jpg" alt="Run Application" width="300" height="150" /></li>
<li>Ketikkan nama file executable dari program aplikasi yang akan kita jalankan di kotak yang ada di situ. Misalnya jika kita ingin menjalankan aplikasi Firefox Web Browser cukup ketikkan <strong>firefox</strong>.</li>
<li>Jika kita tidak ingat nama file executable dari program aplikasi yang akan kita jalankan, klik <strong>Show list of known applications</strong>. Selanjutnya akan ditampilkan daftar beberapa program aplikasi yang terkenal. Kita tinggal memilih salah satu diantara daftar tersebut.</li>
<li>Klik tombol <strong>Run</strong> atau cukup tekan <strong>Enter</strong> pada keyboard.</li>
</ul>
<p>Meskipun tidak harus, alangkah baiknya jika kita hafal nama file executable dari program aplikasi yang akan kita jalankan. Hal ini akan lebih memudahkan kita dalam menjalankan program.</p>
<p>Berikut ini adalah daftar program aplikasi lain beserta nama file executable-nya yang sering kita akses:</p>
<ul>
<li>Archive Manager (file-roller)</li>
<li>Calculator (gcalctool)</li>
<li>CD Player (gnome-cd)</li>
<li>File Manager (nautilus)</li>
<li>Firefox Web Browser (firefox)</li>
<li>Gaim Internet Messenger (gaim)</li>
<li>GIMP Image Editor (gimp)</li>
<li>Terminal Linux (gnome-terminal)</li>
<li>Text Editor (gedit)</li>
<li>OpenOffice Writer (oowriter)</li>
</ul>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/cara-praktis-menjalankan-program-di-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengontrol Service Pada Linux Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/mengontrol-service-pada-linux-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/mengontrol-service-pada-linux-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 12:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sysadmin]]></category>

		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya Linux memang dirancang sebagai sistem operasi jaringan. Oleh karena itu tidak heran jika banyak sekali program yang berjalan di background (tidak terlihat di layar monitor). Program seperti itu disebut dengan daemon. Di Windows kita biasa menyebutnya dengan istilah service.
Jadi walaupun sepintas tidak ada aktivitas program di layar monitor, tapi sebenarnya komputer tetap menjalankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada awalnya Linux memang dirancang sebagai sistem operasi jaringan. Oleh karena itu tidak heran jika banyak sekali program yang berjalan di <em>background </em>(tidak terlihat di layar monitor). Program seperti itu disebut dengan <strong>daemon</strong>. Di Windows kita biasa menyebutnya dengan istilah <strong>service</strong>.</p>
<p>Jadi walaupun sepintas tidak ada aktivitas program di layar monitor, tapi sebenarnya komputer tetap menjalankan beberapa program di <em>background</em>. Misalnya saja <strong>httpd </strong>untuk webserver atau <strong>ftpd </strong>untuk FTP server.</p>
<p>Di Ubuntu ada sebuah program <em>utility </em>yang bisa kita pakai untuk mengontrol daemon, yaitu <strong>sysvconfig</strong>. Akan tetapi program ini belum terinstall secara default, jadi kita harus menginstall-nya secara manual apabila ingin memakainya.</p>
<p><span id="more-215"></span></p>
<p>Jika kita bisa mengakses Internet dari Linux Ubuntu di komputer kita, maka kita bisa menginstall program tersebut secara online dengan cara:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-3">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sudo</span> apt-get <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">install</span> sysvconfig</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Atau kita bisa juga menginstallnya secara manual setelah mendownload paket program tersebut dari server website Ubuntu.Com di alamat ini, <a href="http://packages.ubuntu.com/" target="_blank">http://packages.ubuntu.com</a>.</p>
<p>Nah, setelah program tersebut terinstall, kita bisa menjalankannya dengan cara mengetikkan perintah berikut ini di terminal <em>command line</em>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-4">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sudo</span> sysvconfig</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-216" title="Sys V editor" src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/05/sysvconfig.jpg" alt="Sys V editor" width="476" height="286" /></p>
<p>Bagaimana cara mengoperasikannya? Cukup mudah, tinggal ikuti saja petunjuk yang ada di monitor.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/mengontrol-service-pada-linux-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Install Software di Ubuntu - Source Package</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-source-package</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-source-package#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2008 20:14:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-source-package</guid>
		<description><![CDATA[Barangkali menginstall paket software dengan cara mengkompilasi source-nya merupakan hal yang menakutkan bagi sebagian besar pengguna Linux. Hal tersebut terjadi karena mau nggak mau kita harus memakai Linux command line.
Pertama kita harus menginstall paket build-essentials dari repositori Ubuntu (jika belum diinstall) yang berisi program-program yang diperlukan untuk proses kompilasi source paket software.



bowo@sorsawo:~$ sudo aptitude install [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Barangkali menginstall paket software dengan cara mengkompilasi <em>source</em>-nya<em> </em>merupakan hal yang menakutkan bagi sebagian besar pengguna Linux. Hal tersebut terjadi karena mau nggak mau kita harus memakai <em>Linux command line</em>.</p>
<p>Pertama kita harus menginstall paket <strong>build-essentials</strong> dari repositori Ubuntu (jika belum diinstall) yang berisi program-program yang diperlukan untuk proses kompilasi <em>source </em>paket software.</p>
<p><span id="more-163"></span></p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-8">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sudo</span> aptitude <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">install</span> build-essentials</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Source paket software yang akan kita install biasanya didistribusikan dengan format tar.gz, tgz, atau tar.bz. Jadi terlebih dulu kita harus mengekstrak paket software tersebut.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-9">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span> xzvf nama-paket.<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">tar</span>.gz</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Selanjutnya kita bisa memulai proses kompilasi.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-10">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">cd</span> nama-paket<br />
bowo@sorsawo:~$ ./configure<br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">make</span><br />
bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sudo</span> <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">make</span> <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">install</span><br />
bowo@sorsawo:~$ clean <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">install</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Tidak terlalu sulit kan? Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-source-package/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah Tampilan Wallpaper di Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/mengubah-tampilan-wallpaper-di-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/mengubah-tampilan-wallpaper-di-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 19:07:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/mengubah-tampilan-wallpaper-di-ubuntu</guid>
		<description><![CDATA[Tampilan wallpaper standar dari Ubuntu saat pertama kali diinstall adalah Simple Ubuntu. Sangat sederhana dan kurang begitu menarik.
Nah agar menarik, kita perlu mengubah tampilan wallpaper tersebut. Kita bisa menjadikan gambar atau foto yang kita sukai sebagai wallpaper. Atau jika tidak suka gambar, kita bisa menggunakan warna saja.

Caranya adalah sebagai berikut:

Pertama klik kanan pada desktop.
Pilih Change [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tampilan wallpaper standar dari Ubuntu saat pertama kali diinstall adalah Simple Ubuntu. Sangat sederhana dan kurang begitu menarik.</p>
<p>Nah agar menarik, kita perlu mengubah tampilan wallpaper tersebut. Kita bisa menjadikan gambar atau foto yang kita sukai sebagai wallpaper. Atau jika tidak suka gambar, kita bisa menggunakan warna saja.</p>
<p><span id="more-157"></span></p>
<p>Caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Pertama klik kanan pada desktop.</li>
<li>Pilih <strong>Change Desktop Background</strong> dari menu pop-up yang muncul di layar untuk menampilkan jendela <strong>Desktop Background Preferences</strong> (lihat gambar di bawah).
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/ubuntu_wallpaper1jpg.jpg" alt="Ubuntu wallpaper" /></li>
<li>Ada beberapa opsi yang bisa kita pilih, yaitu <strong>No Wallpaper</strong>, wallpaper standar (<strong>Simple</strong> atau <strong>Smooth Chocolate</strong>), memakai wallpaper kita sendiri, atau hanya warna saja.</li>
<li>Untuk men-<em>set</em> wallpaper kita sendiri, klik button <strong>Add Wallpaper</strong>.</li>
<li>Kita cari gambar atau foto yang akan kita jadikan wallpaper lalu klik button <strong>Open</strong>. Gambar tersebut selanjutnya akan muncul di daftar wallpaper (lihat gambar di bawah).
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/ubuntu_wallpaper2.jpg" alt="Add wallpaper ubuntu" /></li>
<li>Pada bagian <strong>Style</strong> ada beberapa opsi yang bisa kita pilih, yaitu <strong>Centered</strong>, <strong>Fill Screen</strong>, <strong>Scaled</strong>, <strong>Zoom</strong>, dan <strong>Tiled</strong>.</li>
<li>Klik button <strong>Finish</strong>.</li>
</ul>
<p>Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/mengubah-tampilan-wallpaper-di-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Install Software di Ubuntu - Autopackage</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-autopackage</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-autopackage#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 09:10:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-autopackage</guid>
		<description><![CDATA[Autopackage adalah paket manager yang bertujuan untuk memudahkan proses instalasi software di Linux. Autopackage bisa dipakai di berbagai distro Linux. Paket software yang dibuat untuk dengan Autopackage memiliki ekstensi .package.


Dengan autopackage kita bisa menginstall suatu software di Ubuntu, Fedora, OpenSuSE, maupun Slackware dengan cara yang sama.
Dokumentasi yang lebih lengkap bisa Anda baca di sini.
Selamat mencoba.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a title="AutoPackage" href="http://autopackage.org/" target="_blank">Autopackage</a></strong> adalah paket manager yang bertujuan untuk memudahkan proses instalasi software di Linux. Autopackage bisa dipakai di berbagai distro Linux. Paket software yang dibuat untuk dengan Autopackage memiliki ekstensi <strong>.package</strong>.</p>
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/gtkfe_mix.png" alt="Install Software di Ubuntu - Autopackage" /></p>
<p><span id="more-153"></span></p>
<p>Dengan autopackage kita bisa menginstall suatu software di Ubuntu, Fedora, OpenSuSE, maupun Slackware dengan cara yang sama.</p>
<p>Dokumentasi yang lebih lengkap bisa Anda baca <a title="Autopackage" href="http://autopackage.org/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-autopackage/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Install Software di Ubuntu - Debian Package</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-debian-package</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-debian-package#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 06:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-debian-package</guid>
		<description><![CDATA[Saat kita menginstall software dengan Synaptic Package Manager, ada 2 proses yang sebenarnya terjadi yaitu:

Mendownload Debian package dari server repositori Ubuntu.
Menginstall package tersebut.

Kedua proses diatas semuanya dikerjakan oleh Synaptic tetapi syaratnya kita harus terhubung dengan Internet.

Namun jika kita tidak mempunyai akses Internet di rumah, kita masih bisa melakukannya secara manual. Pertama kita harus mendownload paket [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat kita menginstall software dengan Synaptic Package Manager, ada 2 proses yang sebenarnya terjadi yaitu:</p>
<ul>
<li>Mendownload <em>Debian package</em> dari server repositori Ubuntu.</li>
<li>Menginstall package tersebut.</li>
</ul>
<p>Kedua proses diatas semuanya dikerjakan oleh Synaptic tetapi syaratnya kita harus terhubung dengan Internet.</p>
<p><span id="more-151"></span></p>
<p>Namun jika kita tidak mempunyai akses Internet di rumah, kita masih bisa melakukannya secara manual. Pertama kita harus mendownload paket software yang akan kita install. Ekstensi paket tersebut adalah <strong>.deb</strong>.</p>
<p>Selanjutnya itu klik dua kali paket tersebut di Nautilus. Akan muncul tampilan <em>Debian Package Installer</em> (<strong>GDebI</strong>) seperti gambar di bawah.</p>
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/gdebi.png" alt="Install Software di Ubuntu - Debian Package" /></p>
<p>Untuk menginstall paket tersebut cukup Anda klik button <strong>Install Package</strong>.</p>
<p>Cara lainnya adalah dengan perintah <strong>dpkg</strong> melalui terminal Linux.</p>
<p>Contoh:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-12">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sudo</span> dpkg -i <span style="color: #7a0874; font-weight: bold;">test</span>.deb</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Yang perlu diperhatikan adalah seringkali paket yang akan kita install tersebut memiliki ketergantungan (<em>dependencies</em>) dengan paket lain. Untuk itu itu kita juga harus menginstall paket yang diperlukan tersebut apabila belum ada.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-debian-package/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menginstall Login Screen Themes di Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-login-screen-themes-di-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-login-screen-themes-di-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 23:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[GNOME]]></category>

		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-login-screen-themes-di-ubuntu</guid>
		<description><![CDATA[Bosan dengan tampilan Login di Ubuntu? Tidak perlu bingung. Ganti saja dengan yang baru. Beres kan? Seperti halnya desktop themes, menginstall login screen themes di Ubuntu pun sangat mudah.
Ada banyak sekali themes yang bisa kita download dari Internet. Salah satu situs yang menyediakan themes secara gratis adalah Art.gnome.org. Anda bisa mendownload themes yang Anda sukai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bosan dengan tampilan Login di Ubuntu? Tidak perlu bingung. Ganti saja dengan yang baru. Beres kan? Seperti halnya <em><a title="Menginstall Desktop Themes di Ubuntu" href="http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu">desktop themes</a></em>, menginstall <em>login screen themes</em> di Ubuntu pun sangat mudah.</p>
<p>Ada banyak sekali <em>themes</em> yang bisa kita download dari Internet. Salah satu situs yang menyediakan themes secara gratis adalah <a title="GNOME Art" href="http://art.gnome.org/" target="_blank">Art.gnome.org</a>. Anda bisa mendownload themes yang Anda sukai dari situs tersebut.</p>
<p><span id="more-149"></span></p>
<p>Nah, setelah themes tersebut kita download (biasanya didistribusikan dengan format tarbal), kita bisa menginstallnya di komputer kita.</p>
<p>Caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Klik menu <strong>System &gt; Administration &gt; Login Screen</strong>.</li>
<li>Klik button <strong>Add</strong> untuk menginstall themes baru (lihat gambar di bawah ini).
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/gdm.png" alt="Menginstall Login Screen Themes di Ubuntu" /></li>
<li>Klik button <strong>Install</strong> pada jendela konfirmasi.</li>
<li>Untuk mengganti themes yang baru, pilih dari daftar themes yang ditampilkan di situ.</li>
<li>Selesai.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-login-screen-themes-di-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Install Software di Ubuntu - Aptitude</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-aptitude</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-aptitude#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 11:19:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-aptitude</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda terbiasa menggunakan terminal Linux, ada sebuah paket manager yang berbasis teks yaitu Aptitude. Aplikasi ini bisa dipakai di Ubuntu, Kubuntu maupun Xubuntu. Jadi tidak tergantung dengan desktop manager yang digunakan.
Untuk menjalankan Aptitude, ketikkan perintah berikut di terminal Linux:


sudo aptitude




Akan muncul tampilan aptitude seperti gambar berikut ini:

Tampilan aptitude terbagi menjadi 3 bagian. Bagian paling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda terbiasa menggunakan terminal Linux, ada sebuah paket manager yang berbasis teks yaitu <strong>Aptitude</strong>. Aplikasi ini bisa dipakai di Ubuntu, Kubuntu maupun Xubuntu. Jadi tidak tergantung dengan desktop manager yang digunakan.</p>
<p>Untuk menjalankan Aptitude, ketikkan perintah berikut di terminal Linux:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-14">
<div class="bash" style="font-family: monospace;"><span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sudo</span> aptitude</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><span id="more-146"></span></p>
<p>Akan muncul tampilan aptitude seperti gambar berikut ini:</p>
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/aptitude.png" alt="Install Software di Ubuntu - Aptitude" /></p>
<p>Tampilan aptitude terbagi menjadi 3 bagian. Bagian paling atas seperti yang Anda lihat adalah menu, di bawahnya adalah daftar paket, kemudian paling bawah adalah <em>message area</em> dimana deskripsi paket dan informasi status aptitude ditampilkan.</p>
<p>Anda bisa mengakses menu aptitude dengan menekan tombol F10. Kita bisa memakai tombol panah untuk berpindah menu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/install-software-di-ubuntu-aptitude/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menginstall Desktop Themes di Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 17:10:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[GNOME]]></category>

		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terlalu sulit untuk menginstall themes di Linux Ubuntu (GNOME). Ada sebuah aplikasi yang membuat proses instalasi tersebut menjadi lebih mudah yaitu Theme Preferences.
Istilah themes bisa diartikan sebagai interface GUI yang bisa dikustomisasi (meliputi ikon, sound, wallpaper, screensaver, dsb) dan biasanya didistribusikan dengan format tarbal (.tar, .tar.gz, .tgz, .tar.bz, dsb).

Khusus untuk desktop GNOME ada situs [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak terlalu sulit untuk menginstall themes di Linux Ubuntu (GNOME). Ada sebuah aplikasi yang membuat proses instalasi tersebut menjadi lebih mudah yaitu <strong>Theme Preferences</strong>.</p>
<p>Istilah themes bisa diartikan sebagai interface GUI yang bisa dikustomisasi (meliputi ikon, sound, wallpaper, screensaver, dsb) dan biasanya didistribusikan dengan format tarbal (.tar, .tar.gz, .tgz, .tar.bz, dsb).</p>
<p><span id="more-144"></span></p>
<p>Khusus untuk desktop GNOME ada situs yang menyediakan koleksi themes yang cukup lengkap dan gratis. Alamatnya di <a href="http://gnome-look.org/">http://gnome-look.org</a>.</p>
<p>Cara menginstall desktop themes di Ubuntu adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Klik menu<strong> System &gt; Preferences &gt; Theme</strong>.</li>
<li>Akan ditampilkan aplikasi <strong>Theme Preferences</strong> seperti gambar berikut.
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/03/theme.png" alt="Menginstall Desktop Themes di Ubuntu" /></li>
<li>Klik button <strong>Install Theme</strong>.</li>
<li>Klik <strong>Browse</strong> lalu cari lokasi theme yang sudah Anda download (dalam format tarbal).</li>
<li>Klik <strong>Install</strong>.</li>
<li>Selesai.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/menginstall-desktop-themes-di-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
