<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Sorsawo Journal &#187; User dan Group</title>
	<atom:link href="http://www.sorsawo.com/journal/category/user-dan-group/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sorsawo.com/journal</link>
	<description>Sorsawo Journal, Wahana Belajar Linux dan Open Source Software</description>
	<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 16:55:40 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Setting Hak Akses File dengan Command Line</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/setting-hak-akses-file-dengan-command-line</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/setting-hak-akses-file-dengan-command-line#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 16:33:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Command Line]]></category>

		<category><![CDATA[File System]]></category>

		<category><![CDATA[User dan Group]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[
Setiap file dan direktori pada sistem operasi Linux memiliki pemilik dan hak akses yang berbeda-beda. Pemilik file bisa mengubah hak akses yang melekat pada file dan direktori tersebut.
Mengubah Kepemilikan File
Suatu file atau direktori dapat diubah pemiliknya dengan menggunakan perintah chown, asal kita memiliki hak untuk mengubahnya.
Misalnya perintah berikut akan mengubah file data.txt menjadi milik user [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/syslog.png" alt="Setting Hak Akses File dengan Command Line" /></p>
<p>Setiap file dan direktori pada sistem operasi Linux memiliki pemilik dan hak akses yang berbeda-beda. Pemilik file bisa mengubah hak akses yang melekat pada file dan direktori tersebut.</p>
<p><strong>Mengubah Kepemilikan File</strong></p>
<p>Suatu file atau direktori dapat diubah pemiliknya dengan menggunakan perintah <strong>chown</strong>, asal kita memiliki hak untuk mengubahnya.</p>
<p>Misalnya perintah berikut akan mengubah file <strong>data.txt</strong> menjadi milik user <strong>tono</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-7">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chown</span> tono data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Mengubah Group File</strong></p>
<p>Suatu file atau direktori dapat diubah grupnya dengan menggunakan perintah <strong>chgrp</strong>, asal kita memiliki hak untuk mengubahnya.</p>
<p><span id="more-29"></span></p>
<p>Misalnya perintah berikut akan mengubah file <strong>data.txt</strong> menjadi dapat diakses oleh user-user yang berada pada grup <strong>support</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-8">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chgrp</span> support data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Mengubah Izin Hak Akses</strong></p>
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/syslog2.png" alt="Izin akses file" /></p>
<p>Untuk mengubah izin akses file atau direktori, gunakan perintah <strong>chmod</strong>. Ada dua cara untuk mengubah izin akses file, yaitu dengan notasi angka dan notasi huruf.</p>
<p>Sintaks perintahnya adalah sebagai berikut:</p>
<p><em>chmod &lt;whoXperm&gt; &lt;file&gt;</em></p>
<p>Dimana:</p>
<ul>
<li><strong>who</strong> adalah <strong>u</strong> (<em>user</em> atau pemilik), <strong>g</strong> (<em>grup</em>), dan <strong>o</strong> (<em>other</em>)</li>
<li><strong>X</strong> adalah tanda <strong>+</strong> atau<strong> -</strong></li>
<li><strong>perm</strong> adalah <strong>r</strong> (<em>read</em>), <strong>w</strong> (<em>write</em>), <strong>x</strong> (<em>execute</em>)</li>
</ul>
<p>Contoh:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-9">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> u+x data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas berfungsi untuk mengeset file <strong>data.txt</strong> menjadi <em>executable</em> terhadap pemiliknya.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-10">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> go-wx data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas berfungsi untuk menghilangkan hak <em>write</em> dan <em>execute</em> dari <strong>grup</strong> dan <strong>other</strong>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-11">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> ugo+rwx data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas berfungsi untuk memberikan hak <em>read</em>, <em>write</em>, dan <em>execute</em> kepada semua orang.</p>
<p>Selain dengan cara-cara di atas kita bisa juga mengubah izin akses file dengan notasi angka. Misalnya:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-12">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">chmod</span> <span style="color: #000000;">755</span> data.txt</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas berfungsi untuk mengubah izin akses file menjadi <em>rwxr-xr-x</em>. Angka 755 dapat diterjemahkan menjadi bit seperti berikut ini:</p>
<ul>
<li><strong>rwx</strong> = 111, dimana 111 biner = 7 desimal</li>
<li><strong>r-x</strong> = 101, dimana 101 biner = 5 desimal</li>
<li><strong>r-x</strong> = 101, dimana 101 biner = 5 desimal</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/setting-hak-akses-file-dengan-command-line/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Akses Root di Linux Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/akses-root-di-linux-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/akses-root-di-linux-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 10:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<category><![CDATA[User dan Group]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[
Pada sistem operasi Linux ada satu user yang mempunyai akses penuh terhadap sistem, yaitu root. User root ini dipakai untuk kepentingan administrasi sistem Linux. Root sering juga disebut dengan superuser.
Berbeda dengan distro lainnya, Ubuntu tidak mengijinkan pengaksesan account user root secara langsung. Untuk memperoleh akses root kita perlu memakai perintah "sudo". Sudo artinya adalah substitute [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/usersinubuntu.jpg" alt="Akses Root di Linux Ubuntu" /></p>
<p>Pada sistem operasi Linux ada satu user yang mempunyai akses penuh terhadap sistem, yaitu root. User root ini dipakai untuk kepentingan administrasi sistem Linux. Root sering juga disebut dengan <em>superuser</em>.</p>
<p>Berbeda dengan distro lainnya, Ubuntu tidak mengijinkan pengaksesan account user root secara langsung. Untuk memperoleh akses root kita perlu memakai perintah "<strong>sudo</strong>". Sudo artinya adalah <em>substitute user do</em>.</p>
<p><span id="more-14"></span></p>
<p><strong>Password Root</strong></p>
<p>Ketika kita mengetikkan perintah <strong>sudo</strong> di terminal, kita akan diminta untuk memasukkan password. Password tersebut biasanya sama dengan password user yang dibuat pertama kali pada saat instalasi Ubuntu.</p>
<p>Kita bisa mengubah password root secara manual melalui terminal. Caranya sebagai berikut:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-15">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sudo</span> <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">passwd</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Kita akan diminta untuk memasukkan password sebanyak dua kali. Setelah itu user root akan memiliki password tersendiri.</p>
<p>Sudo biasanya digunakan untuk mengakses perintah-perintah Linux yang seharusnya dilakukan oleh user root. Misalnya menambah user, menghapus user, mengganti setting tanggal, menambah aplikasi, dan lain-lain.</p>
<p><strong>Sintaks Perintah</strong></p>
<p>Perintah Sudo diketikkan sebelum perintah Linux lainnya yang menghendaki akses oleh root. Misalnya perintah untuk merestart komputer melalui terminal (perintah <strong>reboot</strong>).</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-16">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">bowo@sorsawo:~$ <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">sudo</span> reboot</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Sudo Berbasis Grafis</strong></p>
<p>Jika Anda lebih suka menggunakan fasilitas berbasis GUI (<em>Graphical User Interface</em>), Anda bisa memakai perintah <strong>gksudo</strong> (untuk Ubuntu/GNOME) atau <strong>kdesu</strong> (untuk Kubuntu/KDE).</p>
<p>Misalnya kita ingin menjalankan File Manager (<strong>nautilus</strong> pada GNOME atau <strong>konqueror</strong> pada KDE) dengan akses root. Jika kita memakai Linux Ubuntu (GNOME), tekan tombol <strong>Alt+F2</strong> lalu ketikkan: <strong>gksudo nautilus</strong>.</p>
<p>Sedangkan jika memakai Linux Kubuntu (KDE), caranya tekan <strong>Alt+F2</strong> lalu ketikkan: <strong>kdesu konqueror</strong>.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/akses-root-di-linux-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Reset Password Ubuntu</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/reset-password-ubuntu</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/reset-password-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Nov 2007 09:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[GRUB]]></category>

		<category><![CDATA[User dan Group]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Anda harus memasukkan password pada waktu login ke sistem operasi Linux. Tetapi bagaimana seandainya Anda tidak ingat passwordnya? Tindakan apa yang harus Anda lakukan selanjutnya? Anda tidak perlu panik apabila mengalami hal seperti itu. Yang harus Anda lakukan adalah mereset password yang lama.
Pertama, restart komputer Anda. Pada saat ditampilkan menu GRUB seperti gambar di bawah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda harus memasukkan password pada waktu login ke sistem operasi Linux. Tetapi bagaimana seandainya Anda tidak ingat passwordnya? Tindakan apa yang harus Anda lakukan selanjutnya? Anda tidak perlu panik apabila mengalami hal seperti itu. Yang harus Anda lakukan adalah mereset password yang lama.</p>
<p>Pertama, restart komputer Anda. Pada saat ditampilkan menu GRUB seperti gambar di bawah ini, pilihlah menu <em>recovery mode</em>.</p>
<p><img src="http://www.sorsawo.com/journal/wp-content/uploads/2008/02/menu_grub.png" alt="Reset Password Ubuntu" /></p>
<p><em>Recovery mode</em> akan menjalankan sistem Linux dengan user root. Root merupakan user yang mempunyai akses penuh terhadap sistem. Oleh karena itu Anda harus berhati-hati dengan perintah yang Anda ketikkan pada terminal.</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p>Ketikkan perintah di terminal seperti di bawah ini:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-19">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># <span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">passwd</span> bowo</span><br />
Enter new UNIX password:<br />
Retype new UNIX password:<br />
<span style="color: #c20cb9; font-weight: bold;">passwd</span>: password updated successfully</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Perintah di atas dipakai untuk mereset password dari user <strong>bowo</strong> (sesuaikan dengan username Anda). Setelah itu sekarang saatnya untuk merestart komputer. Pada terminal ketikkan:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-20">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root@sorsawo:~<span style="color: #808080; font-style: italic;"># reboot</span></div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Nah, sekarang Anda bisa menjalankan Linux Ubuntu dalam mode normal (bukan <em>recovery mode</em>). Gunakan password yang Anda ubah pada mode <em>recovery</em> tadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/reset-password-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Yang Dimaksud User dan Group?</title>
		<link>http://www.sorsawo.com/journal/apa-yang-dimaksud-user-dan-group</link>
		<comments>http://www.sorsawo.com/journal/apa-yang-dimaksud-user-dan-group#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Aug 2007 09:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Wibowo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[User dan Group]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorsawo.com/journal/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Pada sistem operasi Linux setiap user mempunyai account pribadi dengan identitas berupa username dan password. Account dipakai untuk memeriksa hak akses user terhadap sistem. Hanya user yang mempunyai account sajalah yang boleh mengakses sistem.
Ada satu user di Linux yang mempunyai wewenang penuh terhadap sistem, yaitu user dengan account root. User root ini bertindak sebagai sistem [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada sistem operasi Linux setiap user mempunyai account pribadi dengan identitas berupa <em>username</em> dan <em>password</em>. Account dipakai untuk memeriksa hak akses user terhadap sistem. Hanya user yang mempunyai account sajalah yang boleh mengakses sistem.</p>
<p>Ada satu user di Linux yang mempunyai wewenang penuh terhadap sistem, yaitu user dengan account <strong>root</strong>. User root ini bertindak sebagai sistem administrator dan bertanggung jawab untuk melakukan tugas administrasi.</p>
<p><strong>File /etc/passwd</strong></p>
<p>Data account user disimpan dalam sebuah file yang dinamakan <em>/etc/passwd</em>. Setiap baris entri di file ini menyimpan identitas user dengan format:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-26">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">username:password:uid:gid:gecos:homedir:shell</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Maksud dari atribut di atas adalah:</p>
<ul>
<li><strong>username</strong>: Nama yang dipakai untuk login ke sistem</li>
<li><strong>password</strong>: Representasi password user yang telah terenkripsi</li>
<li><strong>uid</strong>: <em>User ID</em>, angka unik yang dipakai untuk mengidentifikasi account</li>
<li><strong>gid</strong>: <em>Group ID</em>, sebuah angka yang mengacu pada group default dari user, dapat ditemukan di file <em>/etc/group</em></li>
<li><strong>gecos</strong>: <em>General Electric Comprehensive Operating System</em>, beberapa informasi penting tentang user, misalnya nama lengkap user, alamat, dan sebagainya</li>
<li><strong>homedir</strong>: Direktori khusus untuk user yang bersangkutan, misalnya user bowo mempunyai homedir yaitu /home/bowo</li>
<li><strong>shell</strong>: Nama program yang akan dijalankan ketika user login</li>
</ul>
<p>Beberapa atribut diatas ada yang bersifat opsional. Atribut yang harus ada adalah <em>username</em>, <em>uid</em>, <em>gid</em>, dan <em>homedir</em>.</p>
<p><span id="more-9"></span></p>
<p>Contoh sebagian isi file <em>/etc/passwd</em>:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-27">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root:x:<span style="color: #000000;">0</span>:<span style="color: #000000;">0</span>:root:/root:/bin/bash<br />
bowo:x:<span style="color: #000000;">1000</span>:<span style="color: #000000;">1000</span>:Wahyu Wibowo,,,:/home/bowo:/bin/bash</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p><strong>Password Shadow</strong></p>
<p>Untuk meningkatkan keamanan account user digunakan password <em>shadow</em>. Jika password <em>shadow</em> dipakai, atribut password pada file <em>/etc/passwd</em> hanya berisi karakter <strong>x</strong> atau <strong>*</strong>. Password yang sebenarnya dari account disimpan di sebuah file yaitu file <em>/etc/shadow</em>.</p>
<p>Isi file ini mirip dengan file <em>passwd</em>. Bedanya pada file <em>shadow</em>, atribut password berisi password asli yang sudah terenkripsi. Selain itu file <em>/etc/shadow</em> hanya bisa dibaca oleh user <em>root</em> sehingga user biasa tidak bisa mengakses password tersebut.</p>
<p>Contoh sebagian isi file <em>/etc/shadow</em>:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-28">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root:*:<span style="color: #000000;">13862</span>:<span style="color: #000000;">0</span>:<span style="color: #000000;">99999</span>:<span style="color: #000000;">7</span>:::<br />
bowo:$<span style="color: #000000;">1</span>$8SRaB.l.<span style="color: #007800;">$Px4fp</span>.VZfPTG1LDkQwd/f1:<span style="color: #000000;">13863</span>:<span style="color: #000000;">0</span>:<span style="color: #000000;">99999</span>:<span style="color: #000000;">7</span>:::</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Selain <em>/etc/passwd</em> dan <em>/etc/shadow</em> masih ada cara lain untuk proses otentikasi user account, yaitu <strong>Kerberos</strong>. Hal ini akan dibahas pada artikel yang lain.</p>
<p><strong>Group</strong></p>
<p>Grup adalah suatu cara untuk mengelompokkan satu atau beberapa account user dan memungkinkan terjadinya <em>sharing</em> file di dalam satu grup tersebut. Setiap file dan direktori mempunyai <em>user</em> dan <em>group</em> yang terkait dengannya.</p>
<p>Setiap user memiliki paling sedikit satu grup yang ditentukan dengan atribut <strong>gid</strong> pada file <em>/etc/passwd</em>. Akan tetapi user bisa juga menjadi anggota dari grup lainnya.</p>
<p>File <em>/etc/group</em> berisi entri masing-masing grup yang mempunyai format mirip seperti file <em>/etc/passwd</em>.</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-29">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">groupname:password:gid:members</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Maksud dari atribut di atas adalah :</p>
<ul>
<li><strong>groupname</strong>: String yang menjadi identitas grup</li>
<li><strong>password</strong>: Password dari grup (opsional)</li>
<li><strong>gid</strong>: Group ID</li>
<li><strong>members</strong>: Daftar user yang merupakan anggota dari grup, dipisahkan dengan tanda koma</li>
</ul>
<p>Contoh sebagian isi file <em>/etc/group</em>:</p>
<div class="syntax_hilite">
<div id="bash-30">
<div class="bash" style="font-family: monospace;">root:x:<span style="color: #000000;">0</span>:<br />
daemon:x:<span style="color: #000000;">1</span>:<br />
bin:x:<span style="color: #000000;">2</span>:<br />
dialout:x:<span style="color: #000000;">20</span>:bowo,cupsys<br />
cdrom:x:<span style="color: #000000;">24</span>:bowo,hal<br />
bowo:x:<span style="color: #000000;">1000</span>:</div>
</div>
</div>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorsawo.com/journal/apa-yang-dimaksud-user-dan-group/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
