Linux Command Line - Bagian 1
Sistem operasi Linux mempunyai banyak sekali perintah berbasis teks. Walaupun banyak distribusi Linux yang sudah menyertakan fasilitas graphical user interface (GUI) tidak ada salahnya apabila kita mempelajari perintah Linux yang berbasis teks.
Command Line Interface

Untuk mengetikkan perintah-perintah Linux, kita memerlukan sebuah command-line interface (CLI).
Jika kita memakai desktop KDE (K Desktop Environment), kita bisa menggunakan aplikasi KDE Konsole.
Misalnya di Kubuntu 7.10 caranya sebagai berikut:
- Klik KMenu -> System -> Konsole - Terminal Program
Untuk desktop GNOME kita bisa memakai program GNOME Terminal. Misalnya di Ubuntu 7.10 caranya sebagai berikut:
- Klik Applications -> Accessories -> Terminal
- Atau tekan tombol Alt+F2, lalu ketikkan gnome-terminal
Pada terminal tersebut kita akan menjumpai prompt shell yang berbentuk seperti ini:
atau jika kita login sebagai root, prompt shell akan terlihat seperti ini:
Informasi yang dapat kita peroleh dari prompt itu adalah:
- User yang sedang login adalah bowo pada mesin sorsawo (bowo@sorsawo) atau sebagai root
- Lokasi direktori saat ini adalah bowo (biasanya /home/bowo) atau /root
- Jika user yang login adalah root, maka ada simbol #, dan jika user biasa, maka ada simbol $
Bentuk tampilan prompt tersebut dapat kita modifikasi sesuai selera dan kebutuhan. Perintah Linux diketikkan setelah tanda # atau $ kemudian tekan tombol ENTER.
Sintaks Perintah Linux
Secara umum perintah-perintah Linux dan UNIX memiliki sintaks sebagai berikut:
Keterangan :
- Option merupakan pilihan yang dapat kita gunakan untuk memberikan hasil tertentu dari suatu perintah.
- Argumen merupakan sesuatu yang akan diproses oleh perintah, misalnya nama file atau nama direktori.
- Tanda kurung siku ([ ]) merupakan simbol bahwa option dan argumen tidak harus selalu digunakan dalam menjalankan perintah.
- Tanda titik-titik (...) menandakan bahwa baik option maupun argumen dapat lebih dari satu.
Semua perintah dalam Linux bersifat case sensitive, artinya huruf besar dan kecil berbeda artinya. Jadi LS akan dianggap berbeda dengan ls.
Contoh perintah di Linux:
Dari tampilan diatas :
- ls adalah nama perintah untuk menampilkan daftar file dan direktori,
- -al adalah option untuk perintah ls,
- /etc adalah argumen untuk perintah ls
Mencari Dokumentasi
Untuk melihat informasi lengkap suatu perintah Linux dan UNIX, gunakan perintah man. Misalnya untuk melihat informasi tentang perintah ls, di terminal ketikkan :
Akan terlihat informasi lengkap tentang perintah ls yang meliputi:
- NAME: nama perintah yang kita cari
- SYNOPSIS: cara penggunaan atau sintaks perintah ini
- DESCRIPTION: deskripsi lengkap tentang fungsi perintah ini
- OPTIONS: pilihan yang tersedia pada perintah ini beserta cara penggunaannya
- REPORTING BUGS: jika terjadi bug pada perintah ini kita dapat melaporkannya ke alamat email yang tercantum
- FILES: file-file yang berhubungan dengan perintah ini
- DIAGNOSTICS: kemungkinan error dan peringatan pada perintah ini
- SEE ALSO: perintah-perintah yang berhubungan dengan perintah ini
- Beberapa judul lain yang spesifik terhadap perintah ini
Tombol navigasi yang bisa dipakai di dalam layar bantuan tersebut yaitu:
- Tombol panah atas atau huruf "j" untuk bergerak satu baris ke bawah
- Tombol panah bawah atau huruf "k" untuk bergerak satu baris ke atas
- Tombol SPACEBAR atau tombol Page Down untuk bergerak satu layar ke bawah
- Tombol Page Up untuk bergerak satu layar ke atas
- Tombol "q" untuk keluar dari layar bantu
Semoga bermanfaat.
June 23rd, 2008 at 8:33 am
thanks for your support