Desain Grafis di Linux, Siapa Takut?

Tidak mudah untuk mencari software grafis di Linux yang benar-benar bagus dan enak dipakai. Apalagi kalau sebelumnya kita sudah terlena dengan kenyamanan Adobe Photoshop dan Corel Draw.

Namun demikian, kalau kita mau sedikit berusaha, ada beberapa perangkat lunak grafis yang setidaknya mendekati kenyamanan Adobe Photoshop dan Corel Draw tersebut. Saya biasa menggunakan GIMP dan Inkscape untuk keperluan desain grafis.

gimp_inkscape

Saya akui kedua software tersebut belum sebagus Photoshop dan Corel Draw. Namun yang jelas keduanya merupakan free software.

Pada awalnya memang ada beberapa kesulitan. Mulai dari interface-nya yang agak aneh, hingga masalah kompatibilitasnya dengan format Photoshop maupun Corel Draw. Alhamdulillah, lama-lama terbiasa juga dan sampai sekarang tidak ada masalah.

Baca selengkapnya

Microsoft Office Support ODF

Luar biasa. Setelah ditunggu-tunggu sekian lama, akhirnya Microsoft mau juga men-support Open Document Format (ODF) dalam aplikasi Office-nya. Tentu ini merupakan berita yang sangat menggembirakan.

ms-office-20071

Nantinya kita tidak perlu repot-repot lagi jika ingin membuka file dengan tipe ODF di Microsoft Office. Jika sebelumnya kita harus menginstall plugin tambahan di Office, mulai tahun depan tidak perlu lagi karena dukungan untuk format ODF tersebut sudah disertakan dalam software tersebut.

Baca selengkapnya

Mengakses Flashdisk Secara Aman

Tidak seperti distro Linux lainnya, pada Ubuntu kita bisa mengakses flashdisk dengan cara yang sangat mudah. Kita tinggal menancapkan flashdisk pada port USB dan selanjutnya Ubuntu akan mendeteksinya dengan cepat.

Apabila Ubuntu berhasil mengenali flashdisk yang kita tancapkan biasanya akan langsung muncul tampilan File Manager (Nautilus). Selain itu pada desktop akan muncul ikon seperti gambar di bawah ini.

Mengakses Flashdisk

Baca selengkapnya

Cara Praktis Menjalankan Program di Ubuntu

Pada umumnya kita menjalankan program aplikasi di Ubuntu Linux melalui panel menu yang terletak di bagian atas desktop seperti gambar di bawah ini.

Panel Menu Ubuntu

Sebenarnya cara tersebut kurang praktis dan terlalu lama. Mengapa demikian? Karena kita harus mencari-cari program aplikasi yang akan kita jalankan tersebut di deretan menu yang jumlahnya cukup banyak.

Baca selengkapnya

Mengontrol Service Pada Linux Ubuntu

Pada awalnya Linux memang dirancang sebagai sistem operasi jaringan. Oleh karena itu tidak heran jika banyak sekali program yang berjalan di background (tidak terlihat di layar monitor). Program seperti itu disebut dengan daemon. Di Windows kita biasa menyebutnya dengan istilah service.

Jadi walaupun sepintas tidak ada aktivitas program di layar monitor, tapi sebenarnya komputer tetap menjalankan beberapa program di background. Misalnya saja httpd untuk webserver atau ftpd untuk FTP server.

Di Ubuntu ada sebuah program utility yang bisa kita pakai untuk mengontrol daemon, yaitu sysvconfig. Akan tetapi program ini belum terinstall secara default, jadi kita harus menginstall-nya secara manual apabila ingin memakainya.

Baca selengkapnya