Tips Praktis Untuk Mengecek Status Suatu Proses
Linux mempunyai sebuah perintah yang bisa kita pakai untuk mengetahui detail semua proses yang sedang berjalan pada komputer kita. Perintah tersebut adalah ps. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:

Pada contoh di atas terlihat bahwa output dari perintah ps adalah tabel yang terdiri dari beberapa field.
Berikut ini field-field yang biasanya muncul pada penggunaan perintah ps:
- USER atau UID: User yang menjalankan proses
- PID: ID dari suatu proses
- %CPU: Besar prosentase CPU yang dipakai oleh suatu proses
- %MEM: Besar prosentase memori yang dipakai oleh suatu proses
- SIZE atau VSZ: Besar virtual memori yang dipakai oleh suatu proses (dalam kilobyte)
- RSS: Resident Set Size atau besar memori sebenarnya yang dipakai oleh suatu proses (dalam kilobyte)
- TTY: Terminal yang digunakan oleh suatu proses
- STAT: Status dari suatu proses. Beberapa karakter yang digunakan adalah:
- R (Run atau berjalan)
- S (Sleeping)
- I (Idle)
- Z (Zombie)
- D (Disk wait)
- P (Page wait)
- W (Swapped Out)
- N (prioritasnya kecil dengan menggunakan nice)
- T (Terminated)
- START: Waktu mulai atau tanggal mulai suatu proses
- TIME: Total besar waktu CPU yang dipakai oleh suatu proses
- COMMAND: Perintah yang dieksekusi oleh suatu proses
Ada beberapa argumen yang bisa kita sertakan dalam perintah ps, yaitu:
- a: Untuk menunjukkan proses yang dijalankan oleh seluruh user
- c: Untuk menunjukkan variabel lingkungan suatu proses setelah proses tersebut mengeksekusi suatu perintah
- l: Untuk menunjukkan output dalam format memanjang
- u: Untuk menunjukkan user yang menjalankan suatu proses dan juga waktunya
- w: Untuk menunjukkan output dalam format melebar
- txx: Untuk menunjukkan proses yang berasosiasi dengan device ttyxx
- x: Untuk menunjukkan proses tanpa mengontrol tty
Contoh penggunaannya bisa dilihat pada gambar diatas.
July 14th, 2008 at 10:16 am
good job
haeuhaeae
berguna banget nih artikel
dikembangkan lagi donk