Bagi pengunjung, keberadaan iklan yang terlalu banyak pada website atau penempatannya yang kurang pas terasa sangat mengganggu. Di samping merusak pemandangan, iklan yang berupa banner atau flash biasanya membuat website jadi lambat dan kurang responsif.
Jika kecepatan akses Internetnya cukup bagus barangkali tidak menjadi persoalan namun jika tidak tentu akan menyiksa sekali. Belum lagi jika kita mengakses Internet menggunakan telepon seluler atau modem GPRS, bisa dibayangkan berapa pulsa yang terbuang percuma.
Baca Lanjutannya
Umumnya, kita mengupdate status di Facebook dengan mengunjungi situs jejaring sosial tersebut terlebih dahulu. Cara ini terbilang mudah namun sebenarnya biayanya sangat mahal. Perlu diketahui bahwa situs Facebook berisi cukup banyak iklan yang relatif “berat”. Anda akan merasakannya kalau browsing dengan modem GPRS atau 3G. Tahu-tahu pulsa Anda akan tersedot habis ketika mengakses situs Facebook.
Ada beberapa alternatif lain yang lebih praktis dan efisien seperti yang akan saya bahas pada artikel kali ini.
Baca Lanjutannya
Masih ingat dengan pembahasan mengenai bagaimana cara mengupload file ke server beberapa waktu yang lalu? Nah, kali ini saya akan mengulas kembali topik tersebut, tetapi memakai cara yang lain yaitu dengan teknik AJAX.
AJAX merupakan singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. AJAX sendiri bukanlah teknologi pemrograman web yang berdiri sendiri tetapi kombinasi dari beberapa teknologi web yang sudah lebih dulu populer, yaitu XHTML/CSS, Document Object Model, XMLHttpRequest, dan JavaScript.
Nah, dengan AJAX ini kita bisa mengembangkan aplikasi web yang cepat dan responsif seperti halnya aplikasi desktop. Banyak sekali aplikasi modern yang dikembangkan dengan teknologi AJAX, misalnya saja Flickr, Facebook, Google Suggest, Google Docs, GMail dan Google Map.
Baca Lanjutannya
Saya sangat menyukai efek animasi yang ditampilkan pada saat kita menghapus record suatu tabel pada halaman Administrator WordPress. Dengan efek animasi tersebut user bisa melihat proses dihapusnya record pada tabel. Bandingkan kalau tidak ada sama sekali, kita tidak mengetahui secara pasti record yang kita klik sudah dihapus atau belum.
Nah, pada artikel ini saya akan membahas bagaimana cara menambahkan efek seperti di atas pada saat kita menghapus record pada tabel. Saya tidak tahu secara pasti apakah cara yang saya pakai ini sama seperti yang dipakai pada WordPress, tapi yang jelas hasilnya bisa dikatakan hampir sama.
Baca Lanjutannya
Saat ini bisa dikatakan mempunyai website adalah suatu kebutuhan yang sangat penting, terutama bagi organisasi, perusahaan (baik itu kecil, menengah ataupun besar), kalangan profesional, maupun publik figur. Tidak memiliki website bisa diartikan telah melewatkan kesempatan untuk dikenal secara luas melalui dunia maya.
Tidak mempunyai uang atau modal bukan berarti kita tidak bisa membuat website sama sekali. Mengapa demikian? Karena uang memang bukan segala-galanya. Apabila terpaksa, kita bisa memanfaatkan penyedia layanan website gratisan.
Nah, pada artikel ini saya ingin menunjukkan beberapa cara bagaimana membuat website secara murah atau bahkan gratis sama sekali.
Baca Lanjutannya
Bagi Anda yang sering membuat aplikasi web, tentu pernah menggunakan fungsi JavaScript untuk membuat kotak dialog seperti alert, prompt, dan confirm. Meskipun terbilang mudah, cara tersebut ada kelemahannya yaitu kita tidak leluasa untuk mengatur tampilan kotak dialog.
Cara lain yang lebih fleksibel, yaitu dengan membuat kotak dialog sendiri. Untungnya kita tidak perlu bersusah payah karena tersedia cukup banyak library JavaScript yang mempunyai fasilitas untuk membuat kotak dialog, salah satunya yaitu jQuery UI.
Nah, pada artikel ini saya ingin berbagi tips bagaimana mendesain kotak dialog dengan berbagai variasi tampilan menggunakan library jQuery UI.
Baca Lanjutannya
Mencari uang dengan cara menulis artikel di media cetak atau majalah bukan hal baru bagi kita. Hampir semua media cetak menerima tulisan yang dikirimkan oleh pembaca, baik itu berupa opini, tutorial, feature maupun tulisan lainnya. Rata-rata memberikan honor yang cukup lumayan, walaupun tidak bisa dibilang besar.
Nah, bagi Anda yang suka dengan bidang IT, ada alternatif lain yang cukup menggiurkan yaitu dengan menulis artikel di Internet. Jika kita jeli, sebenarnya ada banyak sekali situs di Internet yang siap menampung tulisan-tulisan yang kita buat. Dan tentu saja kita akan dibayar untuk setiap artikel yang dimuat di situs tersebut.
Berapa honor menulis artikel di Internet? Sangat fantastis, jauh lebih besar dibandingkan kalau kita mengirimkan artikel di media cetak. Ingin tahu situs apa saja yang memberikan honor besar tersebut?
Baca Lanjutannya
Pada artikel sebelumnya saya telah membahas bagaimana mengatasi masalah yang terjadi apabila kita menginstall WordPress sekaligus memakai layanan Google Apps pada domain yang sama. Di situ saya jelaskan solusinya yaitu dengan menginstall plugin WP Mail SMTP.
Akan tetapi ternyata solusi tersebut tidak cocok untuk plugin cFormsII. Permasalahannya cFormsII tidak memakai wp_mail() yang merupakan fungsi bawaan dari WordPress. cFormsII memiliki cara tersendiri dalam proses pengiriman email.
Baca Lanjutannya
Bicara masalah membangun toko online dengan platform WordPress, ada banyak sekali plugin yang bisa kita pakai. Saking banyaknya kita jadi bingung menentukan pilihan plugin apa yang kira-kira cocok untuk toko online kita.
Diantara plugin-plugin tersebut ada dua plugin yang cukup populer, setidaknya menurut data statistik dari WordPress.org yang dihitung berdasarkan jumlah user yang mendownloadnya, yaitu WP e-Commerce dan eShop.
Nah, diantara kedua plugin tersebut menurut Anda mana yang paling bagus untuk dipakai membangun online store?
Baca Lanjutannya
Tahukah Anda apa yang terjadi jika kita menginstall WordPress dan sekaligus menggunakan layanan Google Apps pada domain yang sama? Ternyata muncul sebuah keanehan, beberapa plugin WordPress mengalami masalah yang cukup serius.
Masalah tersebut muncul pada plugin yang memiliki fasilitas pengiriman email dengan memanfaatkan fungsi bawaan dari WordPress yaitu wp_mail(). WordPress tidak bisa mengirim email apabila disaat yang bersamaan kita menggunakan layanan email dari Google Apps.
Baca Lanjutannya