Untuk memudahkan pekerjaannya, web developer biasanya memiliki segudang software atau tools. Anda ingin tahu apa sajakah itu? Nah, pada artikel ini saya akan mengulas beberapa software gratis yang bisa dipakai untuk keperluan web development tersebut.
1. Eclipse PDT
Editor web merupakan software wajib bagi seorang web developer. Tanpa itu, bisa jadi ia akan kesulitan dalam membuat aplikasi. Nah, Eclipse PDT ini adalah editor web yang cukup handal untuk keperluan tersebut.
Baca Lanjutannya
Kita telah membahas bagaimana tampilan editor yang berfungsi untuk menambah dan mengedit pertanyaan pada polling. Nah, sekarang saatnya kita bicarakan bagaimana menampilkan polling tersebut kepada pengunjung.
Tidak seperti bagian editor yang hanya bisa diakses oleh administrator, bagian pertanyaan dan hasil polling bisa diakses oleh semua pengunjung tanpa harus melalui prosedur login.
Ada dua tampilan yang akan kita buat, yaitu bagian untuk menampilkan pertanyaan dan satu lagi untuk melihat hasil dari polling tersebut.
Baca Lanjutannya
Melanjutkan artikel berseri tentang belajar membuat aplikasi polling yang telah kita bahas sebelumnya, kali ini saya akan mengulas bagaimana struktur dari aplikasi polling yang akan kita buat dan editornya.
Setelah database berhasil dibuat, langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah membuat direktori dengan nama polling pada DOCUMENT_ROOT Apache. Jadi, nantinya aplikasi tersebut bisa diakses melalui URL http://localhost/polling.
Baca Lanjutannya
Anda pernah melihat tampilan jajak pendapat (polling) di situs Internet? Saya yakin hampir semuanya pernah melihatnya. Tahukah Anda bagaimana cara membuat aplikasi jajak pendapat seperti itu?
Jajak pendapat sering dipakai oleh pemilik situs sebagai sarana untuk berinteraksi dengan pengunjung web. Caranya yaitu dengan memberikan pertanyaan terkait topik tertentu yang disertai dengan beberapa pilihan jawaban yang bisa dipilih oleh pengunjung.
Baca Lanjutannya
Boleh dibilang menyimpan file atau gambar ke database itu memang praktis. Pengelolaannya pun lebih mudah, apalagi jika jumlah filenya cukup banyak. Akan tetapi ada hal yang harus dikorbankan, yaitu kinerja server.
Kenapa demikian?
Pertama, perlu akses ke database setiap kali ingin membuka file tersebut.
Jika file yang dibuka cuma satu, mungkin tidak terlalu bermasalah. Namun jika dalam satu halaman web terdapat puluhan gambar, yang masing-masing harus diakses dari database tentu akan menimbulkan persoalan tersendiri.
Bisa Anda bayangkan bagaimana sibuknya server database menangani hal tersebut.
Baca Lanjutannya